<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91547">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANODA KORBAN PADUAN ALUMUNIUM PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK BETON BERTULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CHANDRA EDWIN AL KHAIRON</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan penggunaan anoda Aluminium (Al) dan Zinc (Zn) pada sistem proteksi katodik beton bertulang. Pada penelitian ini, paduan alumunium (Al) dan seng (Zn) digunakan sebagai anoda korban (sacrificial anode) yang dihubungkan dengan logam yang akan diproteksi. Spesimen yang digunakan adalah beton bertulang dengan standar mutu K 250, memiliki panjang 1000 mm, lebar 100 mm  dan tinggi 100 mm dengan variasi jarak anoda-katoda yaitu 5 mm, 10 mm,  20 mm dan satu spesimen tanpa anoda. Untuk mencari lokasi baja tulangan dalam beton digunakan alat Profometer 5?. Pengukuran nilai potensial korosi menggunakan alat Reference Electrode yang dihubungkan dengan Multimeter Fluke. Spesimen direndam dengan larutan NaCl 3.5% dan mendapat perlakuan wet-dry cycle. Pengukuran nilai potensial pada spesimen dengan anoda Al dan Zn setelah 24 minggu perlakuan wet-dry cycle menunjukan bahwa nilai potensial rata-rata paling negatif untuk spesimen dengan anoda Al pada jarak anoda-katoda 5 mm, 10 mm dan 20 mm yaitu -889 mV,  -909 mV dan -948 mV. Sedangkan potensial rata-rata paling negatif untuk spesimen dengan anoda Zn pada jarak 5 mm, 10 mm dan 20 mm yaitu -626 mV dan -671 mV dan -648 mV. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan anoda Al lebih baik daripada anoda Zn karena waktu yang diperlukan anoda Al lebih cepat menuju ke kriteria terproteksi dibandingkan dengan anoda Zn.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91547</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-06 23:31:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-07 16:10:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>