VARIASI SEA SURFACE HEIGHT (SSH) DI PERAIRAN SELAT MALAKA BERDASARKAN ESTIMASI DATA HYCOM PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

VARIASI SEA SURFACE HEIGHT (SSH) DI PERAIRAN SELAT MALAKA BERDASARKAN ESTIMASI DATA HYCOM PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017


Pengarang

M. CHANDRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1711101010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Selat Malaka lebar di utara dan sempit di selatan karena letak geografisnya. Karena
kedekatannya dengan garis khatulistiwa, maka cuaca yang biasa terjadi di perairan Selat Malaka
dipengaruhi oleh iklim tropis, khususnya musim timur laut dan barat daya. Kondisi perairan yang
dilintasi garis katulistiwa dan umumnya beriklim tropis memiliki permukaan laut yang ekstrim di
Selat Malaka. Sea Surface Height (SSH) adalah sebaran nilai tinggi muka laut dari referensi
ellipsoid WGS'84. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui hasil sebaran SSH di
perairan Selat Malaka berdasarkan estimasi data HYCOM pada bulan Februari dan Agustus
2017, serta untuk menginterpretasikan kondisi SSH pada saat puncak Monsun periode Februari
dan Agustus 2017. Dengan memasukkan data, penelitian ini menggunakan metode analisis
korelasi. Input SSH dan angin diubah menjadi aplikasi pemrosesan statistik, yang menghasilkan
visualisasi data SSH dan angin. Variasi Ketinggian Permukaan Laut (SSH) di Selat Malaka pada
bulan Februari dan Agustus 2017 menunjukkan adanya perbedaan antara dua bulan tersebut.
Pada bulan Februari sebaran SSH bernilai 0,3 - 0,7 m, sedangkan pada bulan Agustus sebaran
SSH bernilai 0,5 - 0,6 m. Nilai yang dihasilkan menunjukkan bahwa variasi SSH paling banyak
terjadi pada bulan Februari di semua wilayah perairan Selat Malaka, dan pada bulan Agustus
terdapat sedikit variasi SSH. Distribusi SSH hampir merata di seluruh Selat Malaka.

Kata Kunci : Selat Malaka, garis khatulistiwa, cuaca tropis, tinggi permukaan air laut, ellipsoid
WGS’84, HYCOM, Monsun.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK