Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGELOLAAN DANA DESA BIDANG PERTANIAN DI GAMPONG ULEE TITI KECAMATAN SEUNUDDON KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
Alfi Nora - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1710104010014
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa, pada Pasal 6 dijelaskan bahwa arah kebijakan pembangunan desa, serta rencana kegiatan yang meliputi 4 bidang utama salah satunya pelaksanaan pembangunan desa. Dalam Pasal 6 Ayat (3) Bidang pelaksanaan pembangunan di desa yang berkaitan dengan pertanian yaitu pembangunan jalan desa antar permukiman ke wilayah pertanian. Pembangunan prasarana produksi tersebut masih belum dapat dikategorikan layak. Pada musim hujan masyarakat kesulitan melakukan akses transportasi. Kemudian faktor penghambat dalam pengelolaan dana desa bidang pertanian mencakup manajemen perencanaan, tidak dialokasikan dana desa untuk pertanian tahun 2020 serta sumber daya manusia petani yang masih memerlukan perhatian aparatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengelolaan dana desa di bidang pertanian sejak tahun 2017-2020 serta faktor penghambatnya. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan dana desa bidang pertanian sejak tahun 2017-2020 di Gampong Ulee Titi Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara relatif masih kurang maksimal, terutama untuk kebutuhan prasarana produksi pertanian yakni fasilitas irigasi dan jalan ke wilayah pertanian. Walaupun pembangunan prasarana tersebut telah direalisasikan namun kenyataan di lapangan masih ada saluran irigasi yang patah-patah sehingga menghambat air mengalir ke sawah. Sedangkan pembangunan jalan dari wilayah permukiman ke lokasi pertanian juga masih sangat memprihatinkan, apalagi musim hujan petani kesulitan mengakses jalur transportasi dan sulit membawa hasil produksinya akibat akses jalan yang belum dapat dilalui dengan baik/teraspal. Faktor penghambat pengelolaan dana Desa bidang pertanian adalah manajemen perencanaan, alokasi dana dan SDM petani, yang masih perlu perhatian pemerintah Gampong. Mengingat perkembangan teknologi termasuk bidang pertanian yang saat ini terus berkembang dan diharapkan pemerintah dan masyarakat memiliki daya pikir terhadap perkembangan teknologi. sektor pertanian. Diharapkan pemerintah gampong lebih maksimal lagi dalam mengalokasikan dana desa bidang pertanian, karena kondisi di lapangan masih sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah sehingga masyarakat bisa sejahtera dengan adanya infrastruktur yang dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKEMBANGAN DAYAH ULEE TITI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (1987-2013) (Ami Ratu Diana, 2016)
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DANA GAMPONG (STUDI DI GAMPONG PULO RAYA KECAMATAN TITEU KABUPATEN PIDIE) (AKMAL ARHASY, 2023)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA GAMPONG DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (YOAN OKTARIANA RAS, 2019)
PENGARUH PENGGUNAAN SISKEUDES, TRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN, KOMPETENSI APARATUR DESA TERHADAP KUALITAS LAPORAN DANA DESA DI WILAYAH KABUPATEN PIDIE (Rahmaton, 2025)
EFEKTIVITAS PENYALURAN DAN PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT GAMPONGRNDI KABUPATEN PIDIE (Fitriyana, 2022)