<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91458">
 <titleInfo>
  <title>PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PERNIAGAAN SATWA HIDUP YANG DILINDUNGI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BUNGA PERTIWI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal  21  ayat  (2)  huruf  a  Undang-Undang  Nomor  5  Tahun  1990  Tentang Konservasi  Sumber  Daya  Alam  dan  Ekosistemnya  menerangkan  bahwa  “Setiap orang  dilarang  untuk  menangkap,  melukai,  membunuh,  menyimpan,  memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.” Pelanggaran terhadap Pasal 21 ayat (2) huruf a berdampak pada konsekuensi yuridis  berupa  sanksi  pidana  yang  telah  ditentukan  dalam  pasal  40  ayat  (2)  dengan ancaman  pidana  penjara  paling  lama  5  tahun  dan  denda  paling  banyak  Rp. 100.000.000,00.  Kenyataannya, walaupun sudah ada hukum yang mengatur tentang perniagaan  satwa  yang  dilindungi  dengan  ancaman  pidana  yang  berat,  tetapi  tindak pidana perniagaan satwa yang dilindungi masih saja terus terjadi. &#13;
Tujuan  penulisan  skripsi  ini  adalah  untuk  menjelaskan  penegakan  hukum terhadap  tindak  pidana  perniagaan  satwa  hidup  yang  dilindungi,  hambatan penegakan hukum terhadap tindak pidana perniagaan satwa hidup yang dilindungi dan  penanggulangan  terhadap  hambatan  penegakan  hukum  tindak  pidana perniagaan satwa hidup yang dilindungi. &#13;
Data dari penulisan skripsi ini diperoleh dari penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan.  Penelitian  lapangan  dilakukan  melalui  wawancara  kepada  responden dan  informan  untuk  memperoleh  data  primer,  sedangkan  penelitian  kepustakaan bertujuan untuk memperoleh data sekunder yang dilakukan dengan cara mempelajari atau membaca buku-buku, perundang-undangan, makalah, teks serta dokumen yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas pada penelitian ini. &#13;
Pelaksanaan  penegakan  hukum  terhadap  tindak  pidana  perniagaan  satwa  yang dilindungi  dilakukan  mulai  dari  proses  penyidikan  hingga  penjatuhan  putusan  oleh hakim,  Penegakan  hukum  tersebut  telah  dilaksanakan  sesuai  dengan  UUKSDAHE, tetapi  dalam  pelaksanaannya  masih  terdapat  beberapa  kasus  yang  putusannya  tidak maksimal. Hambatan yang dialami dalam penegakan hukum tindak pidana perniagaan satwa  hidup  yang  dilindungi  yaitu  luasnya  wilayah  dengan  keterbatasan  personil, kurangnya anggaran sarana dan prasarana, kekurangan sumber daya aparatur penegak hukum,  aturan  hukum  yaitu  UUKSDAHE  yang  dianggap  sudah  sangat  ketinggalan zaman. Penanggulangan terhadap hambatan penegakan hukum terhadap tindak pidana ini  dengan  cara  melakukan  koordinasi  dengan  instansi-instansi  terkait,  memberikan pelatihan-pelatihan  serta  dibekali  dengan  wawasan  tentang  perlindungan  satwa khususnya  kepada  aparat  penegak  hukum  dan  dan  melakukan  pembaharuan  regulasi terhadap UUKSDAHE. &#13;
Saran yang dapat diberikan yaitu hakim dalam  menjatuhkan putusan harus lebih  memerhatikan  kerusakan  ekologi,  melakukan  pelatihan  untuk  menambah personil  penyidik  yang  kompeten  dan  membekali  ilmu-ilmu  dan  pemahaman tentang pentingnya hidup selaras dengan alam kepada aparat penegak hukum.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91458</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-05 16:39:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-06 23:44:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>