<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91411">
 <titleInfo>
  <title>KORELASI KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL FISIKA BERBENTUK NUMERIK DENGAN LITERASI SAINS DI SMA NEGERI 1 SEUNAGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MELI MULIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembelajaran fisika memiliki dua cabang ilmu yang saling berkaitan yaitu fisika numerik dan literasi sains. Soal numerik dianggap lebih sulit dibandingkan soal-soal literasi sains dikarenakan siswa harus mencari dan menemukan jawaban melalui proses perhitungan atau kalkulasi, sedangkan soal lierasi sains lebih mengandalkan pemahaman dan konsep. Observasi awal menunjukkan terdapat beberapa siswa yang tidak mampu menyelesaikan soal-soal fisika, baik yang bersifat numerik maupun literasi sains. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kemampuan menyelesaikan soal fisika berbentuk numerik dengan literasi sains di SMAN 1 Seunagan. Pendekatan dalam penelitian ini kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X yang berjumlah 198 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan soal Tes berbentuk Numerik dan soal Tes berbentuk Literasi Sains. Analisis data menggunakan rumus produce moment. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rxy sebesar 0,19, maka hipotesis alternatif ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa antara variable X (Kemampuan Numerik)  dan variabel Y (Kemampuan Literasi Sains) memang terdapat korelasi, akan tetapi korelasi itu sangat lemah atau sangat rendah sehingga korelasi itu diabaikan. Dengan demikian dapat diketahui bahwa tidak ada korelasi antara kemampuan Numerik dengan Literasi Sains pada pada siswa di SMAN 1 Seunagan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91411</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-05 10:47:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-05 15:32:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>