PERENCANAAN KAPASITAS JALAN BERDASARKAN LAND USE (STUDI KASUS : JALAN MR. TEUKU MOH. HASAN SISI BARAT ) PERENCANAAN KAPASITAS JALAN BERDASARKAN LAND USE (STUDI KASUS : JALAN MR. TEUKU MOH. HASAN SISI BARAT) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERENCANAAN KAPASITAS JALAN BERDASARKAN LAND USE (STUDI KASUS : JALAN MR. TEUKU MOH. HASAN SISI BARAT ) PERENCANAAN KAPASITAS JALAN BERDASARKAN LAND USE (STUDI KASUS : JALAN MR. TEUKU MOH. HASAN SISI BARAT)


Pengarang

AGUNG WAHYUDI HIDAYAT - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504101010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam pengembangan RTRW Kota Banda Aceh maka dibagi 4 wilayah pengembangan, yaitu 2 pusat kota dan 2 sub pusat kota. Pusat kota terbagi atas pusat kota lama dan pusat kota baru, penetapan pusat kota baru berada pada kawasan Batoh/Lamdom. Penetapan kawasan batoh sebagai pusat kota baru mengakibatkan peningkatan aktivitas pengguna lahan di kawasan tersebut, sehingga terjadi pula peningkatan kegiatan pada jalan utama kawasan tersebut, yaitu Jalan Mr. Teuku Moh. Hasan. Untuk mengetahui hubungan antara perkembangan tata guna lahan di kawasan dengan pembebanan pada jalan utama tersebut, perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi menambahnya pembebanan pada jalan tersebut. Untuk mengetahui hal tersebut maka dilakukan perhitungan volume lalu lintas serta kapasitas jalan tersebut dan dilakukan permodelan bangkitan dan tarikan perjalanan yang disebabkan oleh pengguna lahan dengan pembagian layer untuk tiap kawasan. Untuk layer 1 merupakan wilayah pertokoan sedangkan layer 2 dan 3 adalah perumahan. Untuk variabel pada pertokoan terdapat 3 variabel yang diperhitungkan sedangkan untuk kawasan perumahan terdapat 7 variabel yang diduga mempengaruhi pembebanan tersebut. Kemudian dari hasil pengumpulan dilakukan pengolahan data dan didapatkan kapasitas dari jalan tersebut adalah 2696,1 smp/jam. Untuk data bangkitan dan tarikan dilakukan analisis regresi linier berganda dengan metode backward sehingga didapatkan permodelan untuk layer 1 Y = 0,590 + 1,341 X3, untuk layer 2 Y = 0,220 +0,748 X1 + 0,828 X2 + 0,626 X3, dan untuk layer 3 Y = -0,260 + 0,834 X1 + 0,720 X2 + 0,453 X3 + 0,225 X7.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK