<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91350">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN RASIO TROMBOSIT LIMFOSIT DENGAN TINGKAT KEPARAHAN MENGGUNAKAN SKOR GENSINI PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Munawar Anwar Fuadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang&#13;
Penyakit jantung koroner (PJK) termasuk permasalah kesehatan yang menjadi penyebab kematian utama secara global. Aterosklerosis merupakan penyebab utama terjadi PJK yang melibatkan berbagai mekanisme inflamasi. Rasio trombosit limfosit (RTL) menjadi salah satu prediktor mekanisme inflamasi yang mudah dinilai dan hemat biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan RTL dengan derajat keparahan PJK.&#13;
&#13;
Metode&#13;
Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh terhadap penderita PJK menggunakan studi observasional potong lintang. Derajat keparahan PJK dinilai menggunakan skor Gensini berdasarkan hasil coronary angiography. Analisis Mann – Whitney U test digunakan sebagai uji hipotesis dengan tingkat kepercayaan 95%.&#13;
&#13;
Hasil&#13;
Sebanyak 693 subjek penderita PJK yang memenuhi kriteria penelitian terlibat menjadi subjek penelitian dengan distribusi skor Gensini ringan (n=199) dan Gensini berat (494). Kedua kelompok didominasi oleh jenis kelamin laki – laki dengan persentase secara berurutan 83,9% dan 86,8%. Nilai RTL pada penderita skor Gensini berat lebih tinggi dibandingkan dengan skor Gensini ringan dengan retata secara berurutan 116,24 dan 106,88 (p=0,167).&#13;
&#13;
Kesimpulan&#13;
Evaluasi nilai RTL pada penderita PJK tidak berhubungan dengan derajat berat penyakit. Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan karakteristik hasil angiografi koroner yang serupa. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Penyakit jantung koroner, rasio trombosit limfosit, skor Gensini &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LYMPHOCYTES - HUMAN IMMUNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORONARY ARTERIOSCLEROSIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.123 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91350</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-02 12:45:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-22 11:37:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>