<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9134">
 <titleInfo>
  <title>PRODUKSI GREEN HIDROGEN DARI H2O SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF MELALUI PROSES FOTOKATALISIS DENGAN MENGGUNAKAN LA-DOPED NATAO3</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>saisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Teknik Kimia</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teknologi fotokatalitik produksi hidrogen dengan menggunakan fotokatalis&#13;
semikonduktor telah dipelajari secara intensif dan berpotensi untuk mensuplai&#13;
hidrogen yang bersih menggunakan energi matahari. Fotokatalitik penguraian air&#13;
menggunakan semikonduktor oksida merupakan salah satu skema untuk&#13;
menghasilkan hidrogen dari air yang sangat menjanjikan. Tujuan dari penelitian&#13;
ini adalah untuk mempelajari pengaruh temperatur kalsinasi fotokatalis&#13;
La/NaTaO3,berat katalis, rasio volume larutan air : metanol (% v/v), terhadap&#13;
produksi green hydrogen yang sangat berpotensi sebagai bahan bakar alternatif.&#13;
Variabel tetap dalam penelitian ini adalah temperatur pra-kalsinasi yaitu 450 C,&#13;
waktu kalsinasi selama 10 jam, waktu reaksi dan volume reaktor. Variabel&#13;
berubah adalah temperatur kalsinasi pada proses preparasi La-doped NaTaO&#13;
yaitu: 500, 600, 700, 800, dan 900 oC;  berat katalis La/NaTaO&#13;
dalam larutan: 0,1; 0,5; 1,0; 1,5; 2,0 gram; konsentrasi methanol: 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%.&#13;
Katalis dikarakterisasi dengan x-ray diffractometer (XRD) dan scanning electrom&#13;
microscopy (SEM). Dari XRD  mengindikasikan bahwa kristalinitas katalis&#13;
semakin tinggi seiring dengan peningkatan temperatur kalsinasi. Hal ini&#13;
ditunjukkan oleh peak-peak yang terbentuk tinggi, runcing dan sempit.&#13;
Temperatur kalsinasi terbaik terindikasi pada 900 o C dengan produksi H&#13;
sebanyak 6,18 mmol/g.jam sedangkan hasil morfologi katalis La/doped NaTaO&#13;
yang dihasilkan berbentuk orthorhombic perovskite dengan ukuran 38-42 nm.&#13;
Kadar metanol yang memberikan  laju produksi maksimum adalah pada kadar   &#13;
40%. Metanol berperan sebagai sacrificial reagent. Pada pengamatan terhadap&#13;
pengaruh berat katalis, laju produksi hidrogen maksimum terjadi pada berat&#13;
katalis  sebanyak 1 gram. Terjadi penurunan yang signifikan pada  jumlah katalis&#13;
yang semakin banyak. Kondisi ini disebabkan oleh  jumlah katalis yang&#13;
ditingkatkan secara terus-menerus maka akan menghambat kapasitas penyerapan&#13;
sinar oleh semikonduktor. Kristalinitas tinggi  pada fotokatalis La/NaTaO dibutuhkan&#13;
untuk menurunkan rekombinasi antara photogenerated elektron  dan&#13;
hole pada permukaan fotokatalis saat mereduksi  dan mengoksidasi air.</note>
 <subject authority="">
  <topic>HYDROGEN-GAS TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>665.81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>9134</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-09-16 11:58:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-08 09:58:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>