STUDI KUAT GESER MURNI ULTRA-HIGH PERFORMANCE CONCRETE MENGGUNAKAN FLY ASH, BIJIH BESI DAN SERAT POLYPROPHYLENE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI KUAT GESER MURNI ULTRA-HIGH PERFORMANCE CONCRETE MENGGUNAKAN FLY ASH, BIJIH BESI DAN SERAT POLYPROPHYLENE


Pengarang

AL KAUSAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504101010069

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ultra-High Performance Concrete (UHPC) adalah beton generasi terbaru yang mempunyai sifat sangat padat yang mempunyai kekuatan tinggi serta daya tahan yang jauh lebih tinggi daripada beton normal, baik terhadap pengaruh lingkungan maupun pengaruh zat kimia yang akan berdampak pada beton. Green contruction merupakan inovasi yang cenderung dilakukan saat ini dan tentunya dengan menggunakan material yang lebih ekonomis. Jumlah semen pun dapat diganti dengan material yang bersifat cementitious seperti fly ash. Rancangan campuran UHPC dapat dibentuk dengan penggunaan material yang sangat halus disebut nano material. Nano material inilah yang dapat menambahkan dan memberikan susunan material yang sangat padat. Pengujian yang akan dilaksanakan adalah pengujian geser murni pada umur beton 28 hari dan 56 hari dengan ukuran dimensi berupa prisma 30 cm × 30 cm × 10 cm. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil dari kapasitas geser murni dengan beton yang sudah ditambahkan fly ash, bijih besi dan serat polypropylene, serta hubungan kuat geser murni tanpa penambahan serat polypropylene dengan kuat geser murni yang sudah ditambahkan dengan serat polypropylene. Hasil dari penelitian adalah kuat geser beton dengan substitusi fly ash (GMF15) pada umur 28 dan 56 hari sebesar 4,87 MPa dan 5,01 MPa serta kuat geser beton dengan substitusi fly ash dan serat polyprophylene pada umur 28 dan 56 hari sebesar 5,05 dan 5,23. Klasifikasi mutu pekerjaan dinilai sangat baik dan baik serta perhitungan analisa varian menghasilkan F0 Hitung > F0 Tabel menunjukkan bahwa penggunaan fly ash dan umur beton mempengaruhi kuat geser pada beton.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK