Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN C-REACTIVE PROTEIN DENGAN GAGAL GINJAL AKUT PADA PASIEN SEPSIS
Pengarang
dr. Ridhalul Ikhsan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1407601020001
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Latar Belakang
Gangguan ginjal akut (GGA) merupakan suatu sindrom yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara mendadak. Perkiraan global menunjukkan bahwa 13 juta orang memiliki GGA setiap tahun. C-reactive protein (CRP) merupakan protein yang muncul pada fase akut dan merupakan suatu marker inflamasi. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar CRP pada pasien GGA, sehingga CRP diusulkan sebagai biomarker terjadinya inflamasi pada GGA. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara kadar CRP dengan GGA pada pasien sepsis.
Metode
Penelitian ini merupakan penelitian analitik menggunakan metode consecutive sampling dengan desain cross sectional. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pemeriksaan enzyme linked immunosorbent assay (ELISA) untuk menilai CRP, metode enzymatic untuk menilai serum kreatinin, dan pengukuran volume urin. Penelitian dilakukan dari bulan Januari sampai Maret 2021 di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Hasil
Secara total, penelitian ini melibatkan 16 responden. Mayoritas responden memiliki GGA stadium I (50%), berjenis kelamin laki-laki (62,5%), dan berusia di atas 35 tahun (87,6%). Hanya 3 responden memiliki kadar CRP normal (18,75%) dan 5 responden dengan urine output yang normal (31,2%). Sedangkan kadar kreatinin semua responden mengalami peningkatan. Analisis menggunakan uji Spearman menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara kadar CRP dengan serum kreatinin (p=0,000) dan kadar CRP dengan urine output (p=0,002)
Kesimpulan
Terdapat korelasi yang signifikan antara peningkatan kadar CRP dengan GGA yang dinilai menggunakan serum kreatinin dan urine output pada pasien sepsis, sehingga CRP bisa dijadikan suatu biomarker prognostik terjadinya GGA pada pasien sepsis.
Kata Kunci
Gagal ginjal akut, c-reactive protein, sepsis
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN PADA PASIEN COVID-19 DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Vera Ismayana, 2022)
HUBUNGAN FUNGSI GINJAL DENGAN LAMA RAWAT INAP PASIEN GAGAL JANTUNG AKUT AKIBAT PENYAKIT JANTUNG ISKEMIK (Nisrina Kamila Azzuhra, 2023)
HUBUNGAN PROTEINURIA DENGAN MORTALITAS SEPSIS DI RUMAH SAKIT DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (NOLA SAPRIYELNA ANAS, 2017)
HUBUNGAN ANTARA INTERVENSI KORONER PERKUTAN PRIMER PADA PENDERITA STEMI ANTERIOR DENGAN KEJADIAN KOMPLIKASI GAGAL JANTUNG AKUT DI RSUZA BANDA ACEH (SILVI ASIH MAISHANDY, 2025)
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DALAM MENJALANI TERAPI DENGAN TIMBULNYA GAGAL GINJAL KRONIS STADIUM 5 DI RSU DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 (cut aigia wulan safitri, 2023)