Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH KEBIJAKAN LABELISASI KELUARGA PENERIMA MANFAAAT DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN YANG TEPAT SASARAN DI KABUPATEN BENER MERIAH
Pengarang
Wiwin Andriani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1710104010002
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Program Keluarga Harapan telah berjalan selama 14 Tahun sejak tahun 2007 tidak terlepas dari berbagai permasalahan dan hambatan, salah satunya adalah mengenai akurasi data kelayakan pesertaan Program Keluarga Harapan. Penelitian ini pada dasarnya dilakukan guna menjawab permasalahan bahwasannya sebanyak 319 penerima Program Keluarga Harapan yang mengundurkan diri setelah dilaksanakannya kebijakan labelisasi Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Bener Meriah. Dengan menggunakan teori Kebijakan Publik, kemiskinan serta konsep Program Keluarga Harapan dan Sustainable Development Goals Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh kebijakan labelisasi terhadap upaya mewujudkan penerima Program Keluarga Harapan yang tepat sasaran di Kabupaten Bener Meriah. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Penelitian ini menggunakan random sampling dengan jumlah 76 Responden yang terbagi seluruh Kecamatan Kabupaten Bener Meriah. Hasil dari analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kebijakan Labelisasi terhadap mewujudkan Program Keluarga Harapan yang tepat sasaran di Kabuapetn Bener Meriah menunjukan korelasi yang sangat kuat dengan nilai 0,954. Selanjutnya nilai koefesien determinasi sebesar 0,910 yang artinya 91%. Meskipun demikian masih memiliki banyak masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan labelisasi dan penggraduasian yang dilakukan secara mandiri oleh penerima Program Keluarga Harapan namun mereka belum masuk kedalam kategori keluarga sejahtera. Kemudian terkait dengan Program Keluarga Harapan dalam mendukung target pertama Sustainable Development Goals Program Keluarga Harapan menjadi salah satu ujung tombak pemerintah Indonesia dalam upaya mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals. Berdasarkan hasil penelitian diatas peneliti memberikan saran kepada pemangku kebijakan, pendamping, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Program Keluarga Harapan untuk dapat segera melakukan penempelan label/stiker lanjutan dan dapat lebih selektif dalam memberikan izin graduasi mandiri serta melakukan rekruitmen calon penerima Program Keluarga Harapan.
Kata Kunci : Kebijakan Labelisasi, Program Keluarga Harapan, Bener Meriah
Tidak Tersedia Deskripsi
PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH (Liana Fitri, 2016)
PEMANFAATAN DANA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (MIFTAHUL JANNAH, 2020)
PENGARUH PROGRAM KELUARGA HARAPAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN DI 10 KABUPATEN TERMISKIN PROVINSI ACEH (NUR AZIZAH, 2024)
MINAT BELAJAR SISWA KELUARGA BROKEN HOME DI SMK NEGERI 4 BENER MERIAH (Sintia Miranti, 2025)
PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES (Putri Miftahul Janah, 2024)