<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91229">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata  kunci   :   Pendekatan   CEP,  Kognitif,   Psikomotor,   Aktivitas   Siswa,  dan&#13;
                  Tanggapan Siswa&#13;
&#13;
       Guru cenderung  menggunakan  metode  ceramah  bermalcna saat  menyampaikan pembelajaran  kimia  sehingga  siswa  merasa  bosan, jengkel  dan tidak   tertarik mengikuti pembelajaran. Mengingat peran guru sebagai fasilisator dan motivator untuk merangsang   dan  memotivasi  siswa  dalam  pembelajaran.Penelitian  ini bertujuan mengetahui hasil belajar kognitif, psikomotor, aktivitas, dan tanggapan siswa  terhadap   pendekatan  CEP.  Subjek  penelitian dipilih  secara random  dan terpilibJah kelas XI-IA 2. Pengumpulan data dilakukan dengan cara evaluasi, observasi,  dan angket.  Evaluasi dalam bentuk tes untuk mengukur  hasil belajar kognitif siswa,  sedangkan  observasi dilakukan  untuk  mengetahui  aktivitas  dan psikomotor siswa. Data tanggapan siswa, dikurnpulkan menggunakan angket. Analisis  data    menggunakan  statistik  deskriptif,   yaitu   membandingkan   hasil kognitif siswa dengan kriteria ketuntasan minimum (KKM)  materi sistem koloid yang  ditetapkan  di sekolah sampel sebesar &gt; 63. Hasil kognitif siswa meningkat dari  54,17%  pada  pertemuan  I   sebelum  penerapan  pendekatan  CEP  menjadi 79,17% pada pertemuan II setelah pendekatan CEP. Pada pertemuan  II, diperoleh&#13;
psikomotor siswa sebesar 78,12%. Hasil observasi aktivitas  siswa menunjukkan peningkatan dari  76,14% pada pertemuan  I  menjadi 86,36% pada pertemuan  II. Hasil  penelitian  menunjukkan  sebanyak  81,25%  siswa  memberikan  tanggapan positif terhadap penerapan pendekatan CEP pada materi koloid. Berdasarkan hasiJ penelitian  tersebut, disimpulkan bahwa  pembelajaran dengan  pendekatan CEP dapat meningkatkan hasil belajar kognitif &amp; psikomotor dan aktivitas siswa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91229</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-30 09:32:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-30 09:36:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>