PRARANCANGAN PABRIK METANOL DARI GASIFIKASI BATUBARA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 500.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRARANCANGAN PABRIK METANOL DARI GASIFIKASI BATUBARA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 500.000 TON/TAHUN


Pengarang

JEFRI ANTONI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604103010070

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik metanol menggunakan batubara sebagai bahan baku utama.
Proses produksi menggunakan proses gasifikasi batubara dan sintesis metanol dari
syngas . Kapasitas produksi sebesar 500.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330
hari/tahun, 24 jam/hari. Pabrik ini direncanakan didirikan di Kabupaten Tabalong,
Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia dengan luas area pabrik 53.515 m2
. Bentuk
perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan
menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf (tenaga kerja sebanyak 222
orang). Kebutuhan air untuk pabrik berasal dari Sungai Tabalong dengan laju alir
1.228.549,88 Kg/jam, dan untuk kebutuhan listrik diperoleh dari generator dengan
daya 12584,33 kW. Hasil analisis ekonomi diperoleh sebagai berikut :
1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 2.434.891.923.839,-
2. Working Capital Investment (WCI) = Rp 429.686.810.089,-
3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 2.864.578.733.928,-
4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 2.005.695.189.324,-
5. Sales Cost (SC) = Rp. 3.517.595.919.838,-
6. Laba Bersih = Rp. 1.179.282.569.801,-
7. Pay Out Time (POT) = 3 Tahun 6 Hari
8. Break Event Point (BEP) = 30,79%
9. Internal Rate of Return (IRR) = 34,58%
Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis diatas, maka dapat disimpulkan
bahwa prarancangan pabrik metanol ini layak untuk dilanjutkan ke tahap
konstruksi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK