Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSIKAN TRYPANOSOMA EVANSI DAN DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA(PHYLLANTHUS EMBLICA)
Pengarang
DINA MAULIDYA SIREGAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1502101010218
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Trypanosomiasis adalah penyakit parasit yang menular pada hewan yang disebabkan oleh protozoa darah Trypanosoma evansi. Penyakit ini biasanya diobati dengan obat-obatan kimia, tetapi beberapa ahli menyatakan adanya resistensi terhadap strain Trypanosoma. Maka dari itu dicoba dengan menggunakan obat dari tanaman daun malaka (Phyllanthus emblica) yang dipercaya dapat mengatasi anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit darah tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinfeksikan Trypanosoma evansi dan diberi ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica). Hewan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 ekor tikus jantan. Semua tikus dibagi secara acak ke dalam 5 kelompok perlakuan, setiap kelompok terdiri dari 4 ekor tikus. Kelompok kontrol negatif (K0) tanpa infeksi T.evansi dan tanpa ekstrak etanol daun malaka, kelompok kontrol positif (K1) diinfeksikan T.evansi tanpa pemberian ekstrak etanol daun malaka, kelompok perlakuan K2, K3, K4 diinfeksikan T.evansi dan diberi ekstrak etanol daun malaka dengan dosis berturut 300mg/kgBB, 600mg/kgBB, dan 900mg/kgBB. Ekstrak diberikan secara oral selama 3 hari berturut-turut. Pada hari keempat, dilakukan pengambilan darah pada semua kelompok melalui vena orbitalis dengan pipet hematokrit setelah disedasi dengan 0,2 ml Ketamin. Kemudian nilai eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit dihitung dengan metode pemeriksaan hematologi menggunakan hematology analyzer. Rata-rata (±SD) nilai eritrosit (106/µl) berturut-turut adalah 7,66±0,10; 2,65±0,24; 4,56±0,91; 6,58±0,10; 5,86±0,27; hemoglobin (g/dl) berturut-turut adalah 13,64±0,26; 4,67±0,13; 8,38±0,72; 11,25±0,58; 9,55±0,56, hematokrit (%) berturut-turut adalah 40,97±0,67; 28,27±0,76; 30,44±0,48; 37,70±0,40; 34,06±0,17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun malaka pada dosis 600mg/kgBB berpengaruh nyata dalam menjaga nilai dari eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit tikus putih yang telah diinfeksi dengan Trypanosoma evansi.
Tidak Tersedia Deskripsi
EFEKTIVITAS PEMBERIAN INFUSA DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PARASITEMIA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSI TRYPANOSOMA EVANSI ISOLAT SIMEULUE (HAFIZHAH MAISAROH, 2026)
AKTIVITAS ANTI TRYPANOSOMA EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP TRYPANOSOMA EVANSI SECARA IN VIVO (Muhammad Jerry Permana, 2021)
AKTIVITAS ANTI TRYPANOSOMA EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP TRYPANOSOMA EVANSI SECARA IN VIVO (Mayang Tamara Eladies Antonia, 2021)
PENGARUH INFUSA DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN, DAN HEMATOKRIT TIKUS JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) ANEMIA YANG DI INDUKSI STREPTOZOTOCIN (MUHAMMAD HAFIZH, 2023)
PROFIL DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSIKAN TRYPANOSOMA EVANSI (Hasri Afandi, 2017)