<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91146">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN PLASTIK PVC DAN SERBUK AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lilis Mayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penelitian tentang penggunaan limbah untuk pencampuran beton aspal sudah&#13;
banyak digunakan baik untuk meningkatkan kualitas aspal maupun bahan pengisi&#13;
(filler). Alternatifnya adalah penggunaan PVC. Polyvinyl Chloride (PVC)&#13;
merupakan hasil polimerisasi sehingga memiliki kelekatan yang tinggi. Material&#13;
yang umum digunakan sebagai filler penyusun campuran beraspal adalah semen,&#13;
kapur, abu batu, dan abu terbang yang mana persediaannya terbatas dan relatif&#13;
mahal. Salah satu alternatif unuk mengganti bahan tersebut adalah dengan&#13;
menggunakan pemanfaatan lingkungan sekitar. Pemanfaatan tersebut antara lain&#13;
dengan menggunakan serbuk ampas tebu sebagai filler. Berdasarkan hal tersebut&#13;
dilakukan penelitian dengan campuran laston lapis aus (AC-WC) menggunakan&#13;
Variasi PVC (Polyvinyl Chloride) 7,5%. 8% dan 8,5% dan filler serbuk Ampas&#13;
tebu dan Portland Cement (PC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
mengetahui karakteristik marshall aspal dengan pencampuran PVC (Polyvinyl&#13;
Chloride) dan menggunakan serbuk ampas tebu sebagai filler PC. Setelah&#13;
dilakukan pemeriksaan sifat fisis agregat dan aspal, maka tahapan penelitian&#13;
selanjutnya adalah mencari kadar aspal optimum (KAO), KAO yang didapatkan&#13;
adalah 5,25%, Kemudian dilakukan pembuatan benda uji dengan penggunaan&#13;
serbuk ampas tebu kelapa Serta penambahan PVC (Polyvinyl Chloride) 7,5%. 8%&#13;
dan 8,5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa KAO berada pada 5,25% dengan&#13;
menggunakan aspal pen 60/70 dan filler. Setelah itu dibuat benda uji dengan&#13;
variasi aspal + PVC dengan kadar 7.5%, 8% , 8,5% dan filler 6% Serbuk Ampas&#13;
Tebu (SAT) dan 94% PC. Pencampuran dilakukan dengan metode cara kering dan&#13;
hasil yang diperoleh ini tidak semua nilai parameter Marshall memenuhi&#13;
persyaratan sesuai dengan spesifikasi Direktorat Jenderal Bina Marga 2014.  Nilai&#13;
stabilitas tertinggi diperoleh Pada campuran persentase PVC 7.5% dan SAT 6% &#13;
yaitu 1139,72 kg dibandingkan dengan persentase PVC 8% dan 8,5%. Nilai flow&#13;
yang memenuhi persyaratan terjadi pada penambahan PVC 8% yaitu 3,93 mm.&#13;
Nilai Marshall quotient tertinggi diperoleh pada penambahan PVC 7,5% dan&#13;
serbuk ampas tebu 6% yaitu 252,91 kg/mm. Dari ketiga variasi persentase plastik&#13;
PVC dengan filler SAT 6%, nilai parameter Marshall yang tidak terpenuhi hanya&#13;
nilai VIM yaitu sebesar 5,34% pada penambahan PVC 8%. &#13;
&#13;
Kata kunci      : Karakteristik Beton Aspal, Serbuk Ampas Tebu, PVC (Polyvinyl&#13;
Chloride).&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91146</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-28 10:08:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-28 14:25:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>