Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PERBANDINGAN KUAT LENTUR PEMBEBANAN SATU TITIK PADA BETON NORMAL DENGAN BETON MENGGUNAKAN CAMPURAN CANGKANG KERANGRNSUATU PENELITIAN BETON DENGAN BENDA UJI BALOK DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,4
Pengarang
T. Nyak Indra Juana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0904001010006
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
693.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton, teknologi bahan dan teknik-teknik pelaksanaan yang diperoleh dari hasil penelitian dan percobaan tersebut dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap pemakaian beton serta mengatasi kendala- kendala yang sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan beton adalah meningkatkan bahan pengisinya. Penggunaan bahan cangkang kerang dapat membantu memecahkan permasalahan tersebut, di dalam kulit kerang mengandung senyawa kimia yang bersifat pozzolan, yaitu mengandung zat kapur (CaO), alumina dan senyawa silica sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai bahan baku beton alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kuat lentur beton yang tinggi dan untuk mengetahui pengaruh campuran cangkang kerang terhadap mutu kuat lentur beton pada variabel umur 14 hari dan 28 hari. Komposisi campuran cangkang kerang yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5% dari berat agregat. Benda uji yang digunakan adalah berbentuk balok dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 53 cm, diuji pada umur 14 hari dan 28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Sebanyak 12 sampel dan terdiri dari 3 sampel untuk setiap umur. Dari penelitian diperoleh bahwa kuat lentur beton yang dipakai adalah kuat lentur beton rata-rata, dimana nilai kuat lentur rata-rata yang diperoleh dari keseluruhan benda uji adalah untuk beton normal umur 14 hari sebesar 2.7421 kg/cm2, dan umur 28 hari diperoleh sebesar 4.9836 kg/cm2. Sedangkan beton campuran cangkang kerang untuk umur 14 hari sebesar 4.1671 kg/cm2, dan umur 28 hari sebesar 4.3597 kg/cm2, hasil dari penelitian ini menunjukan beton dengan penggunaan bahan campuran cangkang kerang lebih besar kuat lenturnya dari beton normal pada setiap umurnya.
Kata kunci : Kulit kerang, kuat lentur beton.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PERSENTASE JUMLAH AGREGAT PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,35; 0,40 DAN 0,45) (Nofi Ariyani, 2024)
PENGARUH PENGGUNAAN AIR SUHU EKSTRIM SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON ( STUDI TERHADAP BETON YANG MENGGUNAKAN ACCELERATOR DAN RETARDER ) (Budi kurniawan, 2024)
PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG KEMIRI SEBAGAI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT LENTUR BETON NORMAL (YUNI RIZNA, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT KAWAT BENDRAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON NORMAL DAN BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON NORMAL DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,4 DAN BETON MUTU TINGGI DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,3) (NURHASANAH, 2024)
PENGARUH DAERAH PENYEBARAN SERAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON SERAT ALUMINIUM (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,50) (Wisnu Wardana, 2024)