PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH (OVERLAY) BERDASARKAN ALAT BENKELMAN BEAM (STUDI KASUS JALAN LIPAT KAJANG STA 0+000 - 5+800 KOTA SUBULUSSALAM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH (OVERLAY) BERDASARKAN ALAT BENKELMAN BEAM (STUDI KASUS JALAN LIPAT KAJANG STA 0+000 - 5+800 KOTA SUBULUSSALAM)


Pengarang

TEUKU ZAWIL ISFIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604101010122

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jalan merupakan sarana transportasi yang berfungsi menghubungkan berbagai tempat dan juga sebagai sarana distribusi barang dan jasa untuk menunjang aksesbilitas. Mengingat peranan infrastruktur jalan sangatlah penting maka perlu adanya dilakukan penilaian dan pemeliharaan (maintenance) baik perawatan rutin maupun perawatan berkala. Salah satu pemeliharaan rutin seperti lapis tambah (overlay). Ruas Jalan Lipat Kajang yang terletak di Kota Subussalam Kecamatan Simpang Kanan merupakan salah satu jalan kolektor berdasarkan fungsinya. Ruas jalan tersebut sudah mengalami penurunan pelayanan karena telah mengalami kerusakan yang secara fisik terlihat dari permukaan jalan yang sudah mengelami pengausan material, retak halus (hair cracking), adanya retak kulit buaya (alligator cracking), dan berlobang (pathole). Untuk itu perlu dilakukan pengecekan dan penilaian perkerasan. Tujuan di adakan penelitian ini untuk mengetahui besar lendutan balik pada struktur perkerasan jalan, dan merencanakan tebal lapis tambah (overlay) berdasarkan metode lendutan menggunakan alat Benkelman Beam dengan umur rencana 10 tahun. Pengolahan data mengacu pada metode Pd T-05-2005-B dan sebagai pembanding digunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017. Untuk pengambilan data lapangan berpedoman pada SNI 2416-2011-BB. Berdasarkan pengujian ini didapat nilai lendutan balik rata- rata (dR) sebesar 0,108 segmen I dan segmen II sebesar 0,160, LHR sebesar 1,96x106 ESA5 dan hasil analisis perhitungan overlay untuk metode Pd T-05-2005-B untuk segmen II sebesar 10 mm dan segmen II sebesar 70 mm, sedangkan untuk metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017 untuk segmen I sebesar 10 mm dan segmen II sebesar 70 mm tebal untuk deformasi permanen dan 90 mm tebal maksimun untuk mencegah retak lelah (fatigue).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK