Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMBINAAN NARAPIDANA WANITA (SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS IIB SIGLI)
Pengarang
DARA RAIHAN WIDYA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1703101010303
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Pembinaan Narapidana Wanita (Suatu Penelitian
di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB
Sigli)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
Dara Raihan Widya,
2021
(vi,64),pp.,bibl.,tabl.,app.
Dr. Dahlan, S.H., M.Hum., M.Kn.
Menurut Pasal 1 ayat (1) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor
31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan
Pemasyarakatan, Pembinaan ialah suatu kegiatan untuk meningkatkan ketakwaan
kepada Tuhan Yang Maha Esa, sikap dan kecerdasan intelektual, kepribadian,
perilaku serta kesehatan jasmani dan rohani dari si Narapidana dan anak didik
pemasyarakatan. Dan juga dijelaskan bahwa pembinaan ini ditujukan kepada
Narapidana berupa kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian.
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah menjelaskan pelaksanaan
pembinaan terhadap narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Kelas IIB Sigli, dan menjelaskan hambatan dalam pelaksanaan pembinaan
terhadap narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB
Sigli.
Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah yuridis empiris
yakni studi lapangan. Penelitian untuk memperoleh data dilakukan melalui
wawancara responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan narapidana wanita di
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Sigli terbagi dalam dua pola
pembinaan yaitu kepribadian dan kemandirian, yang belum sepenuhnya terlaksana
dengan baik, dan juga masih ada beberapa hambatan yang dihadapi dalam
pembinaan ialah dalam segi anggaran dana, sumber daya manusia, terbatasnya
sarana fasilitas dan keberagaman program kegiatan pembinaan.
Disarankan kepada pihak LAPAS agar membuat Rancangan Anggaran
Biaya (RAB) yang diserahkan ke Pusat untuk mencukupi biaya kegiatan dan
pemenuhan sarana fasilitas, perlu adanya pelatihan-pelatihan terhadap petugas
pembinaan dan perekrutan petugas wanita yang memiliki keahlian yang
didasarkan pendidikan sesuai dengan yang di butuhkan dalam pembinaan dan
pelaksanaan pembinaan lebih didisplinkan dan beragam sehingga mencakup
seluruh minat dan bakat narapidana.
i
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMENUHAN HAK NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA KLAS III SIGLI (Mutia Sari, 2016)
PEMBINAAN NARAPIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A SIBOLGA (Sammia Habibi Sitanggang, 2020)
LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA IIA BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR PERILAKU (Muhammad Iqbal, 2017)
PELAKSANAAN REINTEGRASI SOSIAL MELALUI PERMENKUMHAM NO.7 TAHUN 2022 TERHADAP NARAPIDANA PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB SIGLI (Maulana Iqbal, 2023)
PEMENUHAN HAK PELAYANAN KESEHATAN BAGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KLAS IIB SIGLI (Khairunisa Magfirani, 2022)