PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH PADA SISWA KELAS VIII DI MTSS DARUL IHSAN KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH PADA SISWA KELAS VIII DI MTSS DARUL IHSAN KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Abu Mukmin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0506101050011

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Model pembelajaran, kooperatif tipe jigsaw, prestasi belajar siswa



Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah pembelajaran yang lebih menekankan pada kegiatan belajar kelompok dengan menggunakan pola kelompok asal dan kelompok ahli. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran sejarah kelas VIlI di MTsS Daru1 Ihsan Kabupaten Aceh Besar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw; 2) Mengetahui aktivitas guru dan siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw; 3) Mengetahui keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (classroom action research).Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase dan ketuntasan belajar. Berdasarkan pengolahan data, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di MTsS Darul Ihsan Kabupaten Aceh Besar adalah sebesar 48%. Diantara 21 indikator yang ingin dicapai ternyata 18 indikator tuntas dan 3 indikator yang belum tuntas; 2) Aktivitas guru yang paling dominan dalam pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah membimbing siswa dalam melakukan diskusi (11,5%), mengawasi kegiatan diskusi (22,8%), menyaring pendapat siswa, mengelompokkan pendapat (12,4%), dan menganalisis pendapat siswa (11,9%), memberi informasi tentang materi pembelajaran (5,23%), menyampaikan tujuan pembelajaran (5,97%), memotivasi siswa dan mempersiapkan siswa (7,47%), membagikan soal pretest (5,8%), membimbing siswa membuat kesimpulan materi (6,72%), dan mengevaluasi siswa (4,24%). Aktivitas siswa digunakan untuk memperhatikan penjelasan guru tentang diskusi (10,1 %), melakukan diskusi (23,4%), memberikan pendapatnya masing-masing (11,9%), dan mendengarkan dan mencatat basil kegiatan guru (11,4%), mendengarkan atau memperhatikan penjelasan guru (6,15%), menuliskan tujuan pembelajaran (6,33%), menanggapi motivasi guru (7,16%), mengerjakan pretest (4,89%), membentuk kelompok (6,27%), membuat kesimpulan (6,6%) dan mengerjakan evaluasi (5,8%); 3) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran kooperatif tipe jigsaw cukup baik. Guru mampu mengelola persiapan (3,5), presentasi pelajaran (3,66), penutup atau evaluasi (3,41), pengelolaan waktu (3,33) dan suasana kelas (3,72).


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK