<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91024">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR ABSOULUTE LYMPHOCYTE COUNT DENGAN DERAJAD KEPARAHAN, LESI FOTO TORAKS DAN LUARAN KLINIS COVID-19 DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Rudi Agustika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Latar belakang. Coronavirus disease-2019 (COVID-19) telah menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Sistem imun, terutama dalam hal ini limfosit memegang peranan penting dalam menilai tingkat keparahan dan luaran klinis. Pemeriksaan radiologis sederhana berupa foto toraks disertai perhitungan brixia score digunakan sebagai penilaian semikuantitatif keparahan.&#13;
Tujuan penelitian. Mengetahui hubungan kadar Absolute lymphocyte count terhadap derajat keparahan, Lesi foto toraks dan luaran klinis pada pasien COVID-19  di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
Metode penelitian. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik. Design penelitian ini adalah rancangan cross sectional (potong lintang). Sampel dikumpulkan dengan metode simple random sampling. Analisis uji hubungan menggunakan Uji spearman pada CI 95% ? 0,05&#13;
Hasil penelitian. Kadar Absolute lymphocyte count memiliki hubungan yang signifikan dengan derajat keparahan dan luaran klinis pasien COVID-19, masing – masing  p-value 0,001  dan 0,050. Pasien COVID-19 dengan kadar Absolute lymphocyte count yang rendah (100- 1.106 sel/mm3) cenderung dengan derajat keparahan berat dan kritis serta memiliki luaran klinis yang buruk, Koefisien korelasi (r) -0,196. Kadar Absolute lymphocyte count tidak memiliki hubungan dengan lesi foto toraks yang diukur menggunakan brixia score, p-value 0,184.&#13;
Kesimpulan. Terdapat hubungan antara kadar Absolute lymphocyte count dengan derajat keparahan dan luaran klinis, masing-masing p-value 0,001 dan 0,050. Namun tidak terdapat hubungan antara kadar Absolute lymphocyte count tidak memiliki hubungan dengan lesi foto toraks.&#13;
&#13;
Kata kunci: COVID-19, Absolute lymphocyte count, derajat keparahan, luaran klinis, brixia score&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91024</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-22 13:19:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-22 15:06:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>