<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90978">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI PADA PESANTREN TERPADU DI KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2010</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirza saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelaksanaan pendidikan jasmani merupakan salah  satu  media  yang  berfungsi untuk  peningkatan kebugaran dan  kesehatan tubuh. Di  sela-sela waktu  luang dalam kehidupan santri  di pesantren  terpadu,  mereka  turut menggunakan waktu  luang untuk melaksanakan pendidikan jasmani. Pandangan masyarakat tentang  pesantren terpadu sebagai  wadah  pendidikan agama  Islam  yang  hanya  mengajarkan ilmu  ukhrawi  dan akan melahirkan ulama-ulama, mendorong penuJis untuk mengkaji bagaimana pelaksanaan pendidikan jasmani dan  cara  santri  melaksanakan pendidikan jasmani, penelitian   ini   untuk   mengetahui   evaluasi   pelaksanaan   pendidikan  jasmani   di pesantren   terpadu    di   Kabupaten    Bireuen,   hambatan  santri   dalam   pelaksanaan pendidikan jasmani dan hambatan yang di hadapi  pesantren daJam pelaksanaan pendidikan jasmani.  Dalam  penelitian ini penulis  memilih 3  pesantren terpadu  yang ada  di  kabupaten bireuen  sebagai  tempat  penelitian  berdasarkan karakteritik sistem pendidikan  yang   berbeda   antara   satu  pesantren  dengan   pesantren  lainnya.  Hasil pengolahan  data   melalui   angket   menunjukkan   bahwa   sebagian    besar   pesantren terpadu  yaitu  66,66%  pendidikan jasmani telah  di  terapkan  di pesantren terpadu  dan pada   umumnya  88,33%   kurikulum   pendidikan jasmani  di  terapkan   di  pesantren terpadu,  sebagian   besar  santri  76,66%  memahami  materi  yang  guru  sampaikan dan 63,33%  santri  mempunyai kebugaran setelah  mengikuti pendidikan jasmani. Adapun hambatan yang  di  alami  santri  dalam  melaksanakan pendidikan jasmani  adalah; (1) Tidak.  tersedianya  sarana   dan  prasarana  olahraga  yang   memadai   pada  pesantren terpadu,    (2)  Tidak   adanya   guru   pendidikan  jasmani  yang   khusus   di   pesantren terpadu,    lebih  dari   setengab    pesantren  terpadu   56,66%   pendidikan  jasmani  di pesantren  terpadu  berjalan dengan  baik, kurang dari setengah  pesantren  terpadu  45% guru  pendidikan   jasmani  di  pesantren    terpadu   tidak   ada,sebagian  besar   kepala pesantren  terpadu  yang  ada  di  Kabupaten Bireuen  yaitu  73,33%  memberi  dukungan dalam  pelaksanaan pendidikan jasmani.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90978</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-21 09:52:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-21 10:06:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>