<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90976">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR NEUTROPHIL LIMFOSIT RATIO DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT COVID-19 DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Devi Efina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS CoV2 dengan morbiditas dan mortalitas di Indonesia yang terus meningkat. Patofisiologi dari patogenisitas SARS-CoV2 yang sangat menular belum sepenuhnya diketahui. Sitokin Pro-inflamasi telah terbukti meningkat pada pasien dengan inflamasi paru. Jumlah sel darah putih (leukosit), neutrofil, limfosit, NLR merupakan penanda sistemik inflamasi.  &#13;
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar NLR dengan derajat keparan COVID-19 kasus terkonfirmasi. &#13;
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan obervasional analitik yang menggunakan desain potong lintang (cross sectional). Sampel pada penelitian ini adalah pasien COVID-19 kasus terkonfirmasi yang dirawat di ruang RICU dan PINERE (105), metode pengumpulan sampel adalah simple random sampling. Sumber data berupa data sekunder, dari catatan rekam medik pasien COVID-19 kasus terkonfitmasi selama bulan 9 sampai dengan 12 - 2020. Analisa  data pada penelitian ini menggunakan uji spearman pada confidence interval  95 dan ? 0.05&#13;
Hasil penelitian: didapatkan hubungan yang signifikan kadar NLR dengan derajat keparahan penyakit COVID-19 dengan nilai p value = 0.001, r = 0.69 &#13;
Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan kadar NLR dengan derajat keparahan penyakit COVID-19 yang di rawat di ruang RICU dan Pinere RSUDZA. Kadar NLR tinggi dijumpai pada derajat keparahan kritis sebesar 65.1%  dan kadar NLR rendah didapatkan 16.1% pada derajat keparahan ringan</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90976</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-21 09:04:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-21 15:19:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>