Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH KADAR MAGNESIUM, KALSIUM, DAN KALIUM SERUM TERHADAP KRAM OTOT BETIS MENURUT PERSPEKTIF IBU HAMIL TRIMESTER III DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH.
Pengarang
Cut Nonda Maracilu - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1607601030004
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan / PDDIKTI : 11708
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Diperkirakan sekitar 30% hingga 50% wanita hamil menderita kram otot dengan prevalensi yang meningkat pada trimester ketiga, dan sering mengenai bagian betis pada malam hari (nocturnal leg cramps). Ketidakseimbangan elektrolit seperti defisiensi kalium, magnesium dan kalsium dapat memperburuk kondisi tersebut. Tujuan penelitian, mengetahui pengaruh kadar magnesium, kalsium dan kalium terhadap kram otot betis pada ibu hamil trimester III di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini analitik observasional, Case Control. Sampelnya ibu hamil trimester III (umur kandungan 28 - 40 minggu) yang dirawat di Kamar Bersalin, mulai bulan September sampai Desember 2020, metode total sampling. Dengan variabel dependen yaitu kadar magnesium, kalsium, kalium dan variabel independent yaitu perspektif kejadian kram otot betis pada ibu hamil. Alat analisis inferensial yang digunakan yaitu analisis regresi logistik biner. Hasil penelitian, sebanyak 263 pasien dalam penelitian ini, menunjukan instrumen penelitian yang digunakan telah valid dan reliabel ditunjukan dari nilai p – value < ? = 0.05 dan angka cronbach’s alpha items sebesar 0,959 > r(?/2, n-2) yaitu sebesar 0,2997. Dengan kadar rata-rata magnesium sebesar 1.8 mg/dL, kalsium sebesar 8.69 mg/dL dan 4.25 mmol/L kadar kalium. Secara inferensia, menghasilkan bahwa magnesium berpengaruh terhadap kejadian kram otot betis menurut perspektif ibu hamil, sedangkan kadar kalsium dan kalium tidak berpengaruh secara signifikan. Dari hasil analisis regresi logistik biner mendapatkan suatu rujukan nilai peluang seorang ibu mengalami kejadian kram otot dengan batas minimum kadar magnesium sebesar 1.457 mg/dL. Kesimpulan, kadar magnesium berpengaruh terhadap kejadian kram otot betis pada ibu hamil trisemester III, dengan batas nilai 1.457 mg/dL untuk menghindari terjadinya kejadian kram otot betis. Kadar kalsium dan kalium tidak berpengaruh signifikan terhadap kejadian kram otot betis pada ibu hamil trisemester III.
Kata kunci: kram otot, magnesium, kalsium, kalium.
Tidak Tersedia Deskripsi
KORELASI ANTARA KADAR KALSIUM DAN MAGNESIUM SERUM PADA PENDERITA PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Nurul Fikriani, 2021)
HUBUNGAN KADAR VITAMIN D PADA IBU DENGAN KEHAMILAN TRIMESTER KETIGA TERHADAP KADAR VITAMIN D DAN BERAT BADAN LAHIR NEONATUS YANG DILAHIRKAN (dr. Derevie Hendryan Moulina, 2023)
HUBUNGAN KADAR ALBUMIN SERUM DENGAN KEKUATAN OTOT GENGGAMAN PADA PASIEN KANKER DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Tharifa Nabila, 2017)
PERBANDINGAN KADAR INTERLEUKIN-6 DAN SERUM KREATININ PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DAN KEHAMILAN NORMAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN (Syerli Royda Dewi, 2025)
INSIDENSI INFEKSI SALURAN KEMIH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI POLI KEBIDANAN DAN KANDUNGAN RSUD DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Ade Irmaiyanti, 2017)