<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9095">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN ACEH BARAT PADA ERA OTONOMI DAERAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>alisman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Sains</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi dan efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah di Kabupaten Aceh Barat pada Era Otonomi Daerah, sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah maka kewenangan yang selama ini masih terpusat atau dekonstrasi dilimpahkan ke daerah atau   desentralisasi   kecuali  tugas-tugas   yang  masih kewenangan pusat seperti agama, pertahanan, moneter dan lainnya, sehingga daerah yang dahulunya memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja yang sedikit dengan berlakunya  otonomi daerah  dapat  mengelola  APBD yang  relatif  lebih  besar, sehingga kecenderungan penggunaan anggaran tidak terkontrol, ini menyebabkan di beberapa daerah peningkatan APBD nya besar tetapi tidak sejalan dengan peningkatan kesejahteraan penduduknya. Untuk itu penelitian ini ingin mengetahui apakah APBD Kabupaten Aceh Barat telah dikelola secara efesien dan efektif. Penelitian ini menganalisis struktur hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Barat dari sisi penerimaan dana pengeluaran, disamping itu menganalisis  pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan keeratan hubungan  dengan investasi sector publik, upah pungut pajak daerah dan PDRB. Data  yang  digunakan adalah data sekunder dengan runtut waktu (time series) dalam kurun waktu Tahun Anggaran 2003 sampai dengan 2012. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa PAD  Kabupaten Aceh Barat sangat dipengaruhi oleh invesatsi sector publik, PDRB dan upah pungut pajak sebesar  89,7 persen, ini berarti kemampuan daerah untuk mengali sumber-sumber pendapatan asli daerah sudah agak baik, ke depan diharapkan dapat lebih mengadakan intensifikasi dan ekstensifikasi PAD. Pertumbuhan APBD dari tahun 2003 meningkat sangat tinggi dari Rp.160.188.855.484,00 pada tahun 2012 menjadi Rp 591.654.620.478,09. Untuk tingkat efisiensi pengelolaan APBD berkisar antara 24,76  persen terendah dan yang tertinggi sebesar 85,53 ini berarti efisiensi pengelolaan APBD di Kabupaten Aceh Barat tergolong cukup efisien dan sangat efisien, sedangkan tingkat efektivitas berkisar antara 96,32 persen yang terendah sampai dengan 117,78 persen yang tertinggi, nilai efektifitas ini tergolong pada efektif dan sangat efektif.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Analisis,  Efisiensi, Efektivitas, Keuangan Daerah dan Otonomi Daerah&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>FINANCIAL ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>332</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>9095</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-09-15 14:27:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-08 09:28:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>