HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN LUARAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH TERHADAP ANGKA SURVIVAL RATE SETELAH 1 MINGGU DILAHIRKAN DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN LUARAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH TERHADAP ANGKA SURVIVAL RATE SETELAH 1 MINGGU DILAHIRKAN DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Dannu Wijaya - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607601030016

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan / PDDIKTI : 11708

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ketuban pecah dini (KPD) adalah keadaan dimana selaput ketuban pecah sebelum persalinan
yang terjadi pada 5-10% dari semua kelahiran. Kematian neonatal 50% terjadi pada berat badan
lahir rendah (BBLR) dan lebih dari 50% kematian bayi adalah kematian neonatal dini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketuban pecah dini dengan luaran berat
badan lahir rendah terhadap survival rate satu minggu setelah dilahirkan di RSUDZA Banda
Aceh. Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan desain penelitian kohort
prospektif. Sampel penelitian sebanyak 84 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara
pemeriksaan langsung dengan penimbangan bayi saat baru lahir dan ketika kunjungan. Adanya
hubungan ketuban pecah dini dengan luaran berat badan lahir rendah terhadap survival rate
bayi setelah satu minggu didapatkan hasil bahwa p-value

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK