MORFOMETRIK, MERISTIK, DAN BIOREPRODUKSI IKAN KERAPU EPINEPHELUS MERRA DI PERAIRAN UTARA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MORFOMETRIK, MERISTIK, DAN BIOREPRODUKSI IKAN KERAPU EPINEPHELUS MERRA DI PERAIRAN UTARA ACEH


Pengarang

AKMAL HANIF - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1711102010029

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Ikan kerapu merupakan ikan komersial penting di daerah tropis dan
memiliki permintaan pasar yang tinggi, akan tetapi data terkait ikan kerapu,
khususnya Epinephelus merra, masih sangat terbatas data tersebut meliputi
morfometrik, meristik, dan bioreproduksi spesies tersebut. Tujuan dari penelitian
ini adalah menganalisis karakter morfometrik, meristik, dan bioreproduksi ikan
kerapu E. merra di perairan utara Aceh. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni
sampai Oktober 2020. Ikan kerapu E. merra yang digunakan sebagai sampel berasal
dari hasil tangkapan nelayan ikan di perairan utara Aceh yang didaratkan di
Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh. Sampel
kemudian dianalisis di Laboratorium Genetika dan Biodiversitas Akuatik, Fakultas
Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Sebanyak 180 ekor ikan kerapu
E. merra telah dianalisis selama penelitian ini. Sebanyak 60 ekor sampel digunakan
untuk pengukuran morfometrik tradisional, morfometrik truss network, dan
meristik. Sebanyak 180 ekor sampel digunakan untuk analisis hubungan panjang –
berat dan sebaran ukuran panjang. Sebanyak 150 ekor sampel digunakan untuk
analisis rasio kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), dan indeks kematangan
gonad (IKG). Sebanyak 19 ekor sampel digunakan untuk analisis fekunditas telur,
serta sebanyak 22 ekor sampel digunakan untuk analisis ukuran pertama kali
matang gonad. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang total ikan kerapu E.
merra berkisar antara 111,1–215,4 mm dengan rata-rata 162,92±21,68 mm. Hasil
tersebut menunjukkan ikan kerapu E. merra yang ditangkap di perairan utara Aceh
memiliki ukuran rata-rata yang kecil. Pola pertumbuhan ikan kerapu E. merra
bersifat allometrik positif dimana pertambahan bobot lebih mendominasi daripada
pertambahan panjang. Ikan kerapu E. merra yang didapatkan semuanya berjenis
kelamin betina. Hal ini dikarenakan karakter reproduksi ikan kerapu E. merra
termasuk karakter hermaprodit protogini. Puncak pemijahan ikan kerapu E. merra
diperkirakan terjadi pada bulan Juni. Nilai indeks kematangan gonad (IKG) ikan
kerapu E. merra berkisar antara 0,01–7,70% dan ukuran pertama kali matang gonad
sebesar 150,46 mm TL. Tingkat kematangan gonad ikan kerapu E. merra yang
paling banyak ditemukan yaitu pada TKG II, yang menandakan ikan kerapu E.
merra yang ditangkap di perairan utara Aceh didominasi oleh ikan-ikan yang belum
matang gonad. Fekunditas total ikan E. merra berkisar antara 4.993,54–128.023,44
butir telur, dengan fekunditas relatifnya berkisar antara 162,37–1.288,20 butir telur.
Nilai fekunditas ikan kerapu E. merra sangat dipengaruhi oleh berat gonad
dibandingkan dengan panjang tubuh dan berat tubuh. Hasil peneitian ini dapat
digunakan sebagai acuan dasar budidaya dan sebagai perbandingan penelitian
lainnya.
Kata kunci: morfometrik, meristik, TKG, IKG, fekunditas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK