<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90788">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN RISIKO FRAKTUR BERDASARKAN INDEKS SINGH DAN FRAX PADA PENDERITA AUTOIMUN YANG MENDAPAT TERAPI STEROID DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DYTHA PUTRI HARWANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit autoimun adalah sekelompok penyakit yang ditandai dengan tidak berfungsinya sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan hilangnya toleransi terhadap antigen diri sendiri. Penggunaan steroid jangka panjang menyebabkan efek yang kompleks terhadap tulang. Patah tulang belakang dan tulang pinggul merupakan karakteristik dari osteoporosis yang diinduksi oleh steroid. Metode yang mudah dan akurat untuk melihat risiko fraktur adalah menggunakan Indeks Singh pada foto polos panggul dan penilaian FRAX. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan risiko fraktur berdasarkan Indeks Singh dan FRAX pada penderita autoimun yang mendapat terapi steroid. Jenis penelitian ini adalah analitik obervasional dengan desain Cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada bulan Desember 2020 hingga Januari 2021 dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dengan jumlah 45 responden, didapatkan sebanyak 35 orang (77,8%) mengalami Osteopenia (Grade 4-5) dan sebanyak 42 pasien (93,3%) yang mengalami risiko fraktur rendah. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi Square didapatkan hasil (P value= 0,000) yang menunjukkan terdapat perbedaan risiko fraktur antara metode Indeks Singh dan metode FRAX score pada penderita autoimun yang mendapat terapi steroid di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Penyakit Autoimun, Steroid, Risiko Fraktur, Indeks Singh, FRAX Score</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90788</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-10 16:38:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-21 10:39:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>