PERBANDINGAN PROPORSI ENTEROBACTERIACEAE DAN NON ENTEROBACTERIACEAE SERTA UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK DARI SPESIMEN URIN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN PROPORSI ENTEROBACTERIACEAE DAN NON ENTEROBACTERIACEAE SERTA UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK DARI SPESIMEN URIN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Nurhalimah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1608104010013

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK



Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang terjadi di sepanjang saluran kemih yang disebabkan oleh mikroorganisme. Infeksi saluran kemih terjadi ketika patogen masuk ke dalam saluran kemih dan berkembang biak. Patogen yang menginfeksi saluran kemih umumnya merupakan flora normal di usus besar dan mukosa vagina. Infeksi saluran kemih sebagian besar disebabkan oleh bakteri, baik Enterobacteriaceae maupun non Enterobacteriaceae. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbandingan Enterobacteriaceae dan non Enterobacteriaceae penyebab ISK, menilai rasio berdasarkan usia, jenis kelamin, ruang rawat serta melihat sensitivitas antibiotik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam diagnosis dan penatalaksanaan ISK. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan mengumpulkan data kultur urin. Hasil penelitian didapatkan bahwa 284 isolat memenuhi kriteria diagnosis ISK. Total Enterobacteriaceae penyebab ISK terdapat 178 isolat yang didominasi oleh Escherichia coli, sedangkan non Enterobacteriaceae terdapat 106 isolat yang terdiri atas 77 isolat Gram positif dan 29 isolat Gram negatif. Angka distribusi rasio ISK tertinggi terdapat pada kelompok lansia (56-65 tahun) yang mencapai 66,2% akibat infeksi Enterobacteriaceae dan 33,8% akibat infeksi non Enterobacteriaceae. Berdasarkan jenis kelamin ISK tertinggi terjadi pada perempuan yang mencapai 62,86% untuk infeksi Enterobacteriaceae dan 37,14% untuk infeksi non Enterobacteriaceae. ISK banyak terjadi pada pasien yang berada pada ruang rawat penyakit dalam yang mencapai 55,36% untuk infeksi Enterobacteriaceae dan 44,64% untuk infeksi non Enterobacteriaceae.

Kata Kunci: Bakteri, Infeksi Saluran Kemih, Proporsi Enterobacteriaceae dan Non Enterobacteriaceae.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK