IDENTIFIKASI BUBUK KOPI ARABIKA GAYO MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) TERHADAP HASIL ANALISIS FTIR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

IDENTIFIKASI BUBUK KOPI ARABIKA GAYO MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) TERHADAP HASIL ANALISIS FTIR


Pengarang

ZULHIDDIN AKBAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1708203010007

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S2) / PDDIKTI : 47101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan identifikasi kopi arabika gayo untuk pengklasifikasian kopi yang berasal dari beberapa kawasan di Aceh menggunakan Spektroskopi FTIR dan Principal Component Analysis (PCA). Sampel diambil dari perkebunan kopi arabika di kawasan Pegasing, Jagong dan Celala di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah yaitu kawasan Bandar, Permata dan Wih Pesam. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Biji kopi dan serbuk kopi arabika yang telah kering, dihaluskan dan diekstraksi dengan pelarut etanol teknis selama 48 jam. Hasil ekstrak disaring dan pelarut diuapkan dengan rotary evaporator pada suhu 45 °C. Hasil ektrak kopi dan sampel kering kopi arabika (biji dan serbuk) dilakukan pengukuran FTIR pada panjang gelombang 4000 cmv-1 - 400 cm . Hasil dari pengukuran FTIR menunjukkan adanya perbedaan pola absorbansi antara sampel biji kopi dan serbuk kopi. Pada spektrum sampel esktrak serbuk kopi menunjukkan pola absorbansi hampir sama, sedangkan spektrum ekstrak biji kopi memiliki perbedaan pada Kawasan Bandar (Bener Meriah). Sebalum proses analisis dilakukan, data spektrum ftir sampel kopi dipreprocessing terlebih dahulu dengan beberapa metode
seperti Smoothing SGs, Linier Baseline Correction, dan SNV. Berdasarkan hasil analisa, metode preparsi sampel dapat mempengaruhi hasil analisa, dari penelitian
yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sampel biji kopi menghasilkan pengklasifikasian sampel berdasarkan asal lokasi dengan cukup baik, dibandingkan sampel serbuk kopi, skor plot PCA menunjukkan PC total mampu menjelaskan varian data sebesar 86% (PC1=72 % dan PC2=14%). Pada data ekstrak etanol biji kopi dan ekstrak etanol serbuk kopi, plot PCA menunjukkan ekstrak etanol sebuk kopi lebih baik dalam mengklasifikasikan sampel berdasarkan lokasi asalnya, total varian data yang mampu dijelakan dari skor plot PCA ekstrak serbuk kopi adalah 99%.

Kata Kunci: Biji Kopi, Serbuk Kopi, Arabika gayo, Ekstraksi, FTIR, Kemometrik, PCA

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK