Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE DISCOVERY DENGAN METODE INKUIRI PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA DI KELAS V SD NEGERI 62 BANDA ACEH
Pengarang
Sari Intan Wahyuni - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006104040002
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata Kunci: Hasil belajar, Metode Discovery, Metode Inkuiri Materi Sifat-Sifat Cahaya
Metode merupakan salah satu cara untuk menyampaikan bahan pelajaran kepada peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Dua metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Discovery dan metode Inkuiri. Kedua metode tersebut terdapat benyak kesamaan, sehingga menarik untuk dikaji pencapaian hasil belajar melalui kedua metode tersebut. Oleh sebab itu, pengkajian ini diberi judul “Perbedaan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Discovery Dengan Metode Inkuiri Pada Materi Sifat-sifat Cahaya Di Kelas V SD Negeri 62 Banda Aceh”. Rumusan penelitian ini adalah “Apakah pembelajaran sifat-sifat cahaya dengan metode Discovery dan metode Inkuiri memberikan hasil belajar yang sama pada siswa kelas V SD Negeri 62 Banda aceh”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen; rancangan eksperimen murni. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 62 Banda aceh yang berjumlah 64 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada dua kelas; siswa kelas V. Sampel kedua kelas di acak dari populasi yang sama. Kelas yang pertama digunakan sebagai subjek pembelajaran dengan metode Discovery dan kelas yang kedua menggunakan metode Inkuiri. Dari uji homogenitas data awal, menunjukkan kemampuan kedua kelas sama. Setelah data tes awal, selanjutnya data tes akhir dikumpulkan dari post tes. Data diolah dengan uji-z dua pihak dengan taraf signifikan ? = 0,05. Hasil analisis diperoleh z_hitung=0,86; z_tabel=1,96 (0,86
< 1,96). Berdasarkan hasil analisis, maka H0 diterima dan H1 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diperoleh melalui metode Discovery dan metode Inkuiri adalah sama pada meteri sifat-sifat cahaya di Kelas V SD Negeri 62 Banda Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INQUIRI DENGAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY DALAM PENCAPAIAN HASIL PEMBELAJARAN FISIKA DI SMPN 2 KUTA BARO (Masyhur Azka, 2016)
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMAN 4 BANDA ACEH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY DAN INKUIRI PADA MATERI OPTIKA GEOMETRI (Ida Ratna Nila, 2014)
HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE DISCOVERY DALAM MATERI SIMETRI LIPAT DAN SIMETRI PUTAR DI KELAS V SD NEGERI 62 BANDA ACEH (Nuri Maulida, 2014)
HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENEREPAN METODE DISCOVERY PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS III SD NEGERI 50 BANDA ACEH (Nurullita, 2014)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 BANDA ACEH (Isra Wulan Sari, 2016)