<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90742">
 <titleInfo>
  <title>PERMASALAHAN PENDIDIKAN SMA DAN ALTERNATIF PENYELESAIANNYA MENURUT PARA PEMANGKU KEPENTINGAN DI PULAU NASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Helida Gusti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata   Kunci:    permasalahan   pendidikan,   alternatif   penyelesaian,   pulau   nasi, pemangku  kepentingan.&#13;
&#13;
Telah  dilakukan   penelitian yang  berjudul  &quot;  Permasalahan  Pendidikan  SMA  dan Alternatif Penyelesaiannya Menurut  Para Pemangku  Kepentingan di  Pulau Nasi&quot;. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pandangan  guru, siswa,  masyarakat  dan dinas pendidikan  tentang permasalahan pendidikan di Pulau Nasi dan alternatif penyelesaiannya.  Ada   1O  orang  guru  SMA  Negeri   1  Pulo  Aceh  yang  menjadi responden    dalam    penelitian   ini,   untuk   siswa   dipilih   20   orang   dan   untuk masyarakat dipilih  perwakilan  masyarakat yang  berjumlah  25  orang.  Perolehan cara  terbaik   dalam  menyelesaian  masalah   pendidikan   di  Pulau  Nasi  diperoleh melalui    FGD   bersama    seluruh   lapisan   masyarakat  Pulau   Nasi.   Data   yang diperoleh    dari   hasil   wawancara,   instrumen   (angket)      dan   FGD   yang   telah dilakukan diolah menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa masalah pendidikan di  Pulau Nasi diantaranya :  nilai rata-rata item  pada   pemantauan  delapan   standar   pendidikan   adalah  C  yang   bermakna &quot;cukup&quot;, 60% guru yang mengajar di Pulau  Nasi berdomisili di Banda Aceh,  55% guru  mengakui  bahwa   &quot;Tidak&quot;  semua   materi   dapat   disampaikan  selama   satu semester,  I00% siswa menyatakan &quot;Tidak&quot;  setiap hari guru  hadir dalam  mengajar,100%  masyarakat  tetap  memilih  menyekolahkan  anaknya   di  Pulo  Aceh  karena tidak  marnpu   menyekolahkan  anaknya   ke  tempat   lain.  Altematif penyelesaian yang dirasa masyarakat paling tepat untuk mengatasi permasalahan ini adalah hendaknya   Dinas   Pendidikan   dapat   bersikap    lebih   serius   dan   tegas   dalam menetapkan aturan/hukuman kepada  para guru yang melanggar peraturan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90742</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-09 11:43:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-09 11:44:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>