<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90741">
 <titleInfo>
  <title>KOMPETENSI GURU KETERAMPILAN PADA SMP NEGERI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nusrat Hanim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: Keterampilan, kompetensi guru,  SMP Negeri&#13;
&#13;
Kompetensi  guru merupakan salah  satu  aspek  untuk  mendorong meningkatkan prestasi  belajar  siswa  dan  berfungsi  memotivasi  secara ektrinsik.  Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru keterampilan,  upaya yang dilakukan untuk meningkatkan  kompetensi  dan  hambatan  yang dialami  guru keterampilan dalam  meningkatkan  kompetensinya.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah guru keterampilan  pada SMP Negeri  di  Kota Banda Aceh  sebanyak 26 orang seluruh populasi dijadikan sampel.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pengumpulan  data  dilaksanakan dengan  angket dan  pengolahan  data dilakukan dengan teknik persentase.  Hasil penelitian menunjukkan  bahwa guru pengasuh mata pelajaran keterampilan sebagian kecil (30,77%) sudah dapat dikatagorikan guru yang profesional,  dan  sebagian  besar (69,23%) belum  memenuhi  kriteria  guru yang kompeten karena guru tidak mempersiapkan  RPP, tidak  menentukan metode pembelajaran  dan tidak menggunakan media/alat peraga pembelajaran.  Upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi  adalah dengan mengikuti pelatihan dan penataran.  Sedangkan hambatan yang dialami  guru keterampilan  pada SMP Negeri  di  Kota  Banda  Aceh,  pada umumnya tidak  mempunyai  ruang praktek keterampilan dan tidak menyediakan alat-alat praktek keterampilan. Diharapkan agar para guru bidang studi  keterampilan pada SMP Negeri di  Kota Banda Aceh berusaha untuk meningkatkan kompetensinya agar menjadi pendidik yang professional.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90741</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-09 11:34:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-09 11:34:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>