PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA IPS TERPADU POKOK BAHASAN KONDISI FISIK WILAYAH INDONESIA DI SMP NEGERI 14 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA IPS TERPADU POKOK BAHASAN KONDISI FISIK WILAYAH INDONESIA DI SMP NEGERI 14 BANDA ACEH


Pengarang

Husnawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706101040025

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Problem Solving, Prestasi belajar

Problem solving adalah suatu metode belajar dimana siswa bekerja secara kelompok dalam menyelesaikan masalah dari materi yang dipelajari. Berdasarkan pengamatan awal pada umumnya di SMP Negeri 14 Banda Aceh belum diterapkan metode ini, khususnya pada mata pelajaran JPS terpadu pada pokok bahasan kondisi fisik wilayah Indonesia dan metode yang digunakan kurang bervariasi. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 14 Banda Aceh dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode problem solving dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan kondisi fisik wilayah Indonesia. Rancangan dalam penelitian ini merupakan rancangan kuantitatif yang bersifat eksperimen. Untuk memperoleh data dilakukan tes. Tes dilakukan dalam dua tahap yaitu pre tes diadakan sebelurn berlangsung kegiatan belajar mengajar yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mempelajari materi yang akan diajarkan dan post test diadakan setelah proses belajar mengajar selesai yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan belajar siswa setelah diberikan perlakuan yang berbeda. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari dari 3 kelas dengan siswa sebanyak 82 orang. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 2 kelas yang terdiri dari kelas VIII sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 27 orang dan kelas VIII sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 29 orang. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh harga tag 3,47. Setelah melakukan pengujian terhadap hipotesis pada taraf signifikan a = 0,05 dan dk = 54, diperoleh take = 1,67, dengan demikian ting ? ta. Maka dapat disimpulkan bahwa siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode problem solving memperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan tanpa menggunakan metode problem solving.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK