<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90678">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN METODE INQUIRY DAN KONVENSIONAL DI MAN 3 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hermanida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ka ta kunci: /nguiry,  Konensional&#13;
&#13;
Pencapaian  hasil  belajar yang baik juga  ditentukan oleh penerapan metode yang bervariasi.   Penggunaan   metode  inquiry   pada  mata  pelajaran   geografi   akan  lebih membantu siswa dalam  pemahaman proses ilmiah dan pemahaman siswa dalam konsep geografi, berpikir kreatif dan bersikap positif.  Inquiry  adalah  metode yang berupaya menanamkan dasar-dasar  berpikir  ilmiah  pada  diri  siswa,  sehingga  dalam  proses pembelajaran  ini  siswa lebih  banyak belajar sendiri,  mengembangkan kreativitas dalam memecahkan  masalah.  Penelitian  ini  di  lakukan  di  MAN 3 Banda Aceh dengan tujuan untuk mengetahui  perbedaan prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran  geografi dengan menggunakan metode inquiry dan konvensional.  Penelitian ini bersifat eksperimen untuk memperoleh data dilakukan tes dan observasi, tes dilakukan dalam 2 (dua) tahap yaitu pre-test (tes awal) dan pos-test (tes akhir).  Populasi  pada penelitian  ini adalah  seluruh kelas  dua MAN 3  Banda Aceh.  Sampel  adalah 2 (dua)  kelas yang terdiri  dari  kclas eksperimen  dan kelas  kontrol.  Pengujian  hipotesis  dilakukan pada taraf siqnifikan  5%  dcngan derajad kebebasan (dk) = 48.  Hasil  analisis data diperoleh =   t hitung &gt; t tabel yaitu 3,20  &gt;  1,68  dengan demikian  dapat di  simpulkan bahwa   siswa yang diajarkan  dengan menggunakan metode inguiry memperoleh  hasil  lebih  baik dibandingkan siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode konvensional.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90678</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-06-04 10:18:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-06-04 10:20:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>