TANGGAPAN GURU TERHADAP PELAKSANAAN UJIAN AKHIR NASIONAL (UAN) SEBAGAI KRITERIA KELULUSAN SISWA (SUATU PENELITIAN PADA SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TANGGAPAN GURU TERHADAP PELAKSANAAN UJIAN AKHIR NASIONAL (UAN) SEBAGAI KRITERIA KELULUSAN SISWA (SUATU PENELITIAN PADA SMA NEGERI KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Saidi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0406101010017

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Tanggapan guru, pelaksanaan UAN, kriteria kelulusan siswa.


Penelitian ini berjudul "Tanggapan Guru Terhadap Pelaksanaan Ujian Akhir Nasional Sebagai Kriteria Kelulusan" Dengan mengangkat masalah bagaimana tanggapan guru terhadap UAN sebagai kriteria kelulusan, proses pelaksanaan UAN. Dan peningkatan mutu pendidikan.. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan guru terhadap UAN sebagai kriteria kelulusan, proses pelaksanaan UAN. Dan peningkatan mutu pendidikan UAN. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMA yang berada di Kota Banda Aceh. Dari jumlah populasi 108 orang dengan ditetapkan sampel sebesar 44 orang. Penentuan sampel dilakukan secara sampel purposive. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin dan pengolahan data dilakukan dengan metode analisis deskriptif (analisa kualitif). Hasil analisa data menunjukkan bahwa umumnya tanggapan guru SMA Kota Banda Aceh guru menolak UAN sebagai kriteria kelulusan karena yang menilai kelulusan siswa guru yang lebih mengerti tentang anak didik. Dan guru juga tidak setuju dengan proses pelaksanaan UAN sebab adanya kecurangan dan hanya menilai satu aspek saja pengetahuan (Kognitif) dan mengabaikan keterampilan (Psikomotorik), sikap (Afektif), dan tidak mungkin dengan adanya UAN mutu pendidikan meningkat karena cakupan mata pelajaran yang diujikan tidak seluruh mata pelajaran yang di ajarkan. Di sarankan agar pelaksanaan UAN sebagai kriteria kelulusan pemerintah dan pemerhati pendidikan supaya perlu mengkaji dan meninjau kembali pelaksanaan UAN karena masyarakat banyak protes khususnya guru. karena penilaian seharusnya mengukur tingkat kemampuan afektif, kognitif, dan psikomotorik, dan di serahkan kepada guru yang bersangkutan . dan juga karena sarana dan pra sarana pendidikan antara daerah dengan perkotaan sungguh jauh berbeda. Sehingga guru beranggapan bahwa pelaksanaan UAN dan penetapan nilai standar kelulusan siswa tidak bisa dijadikan sebagai alat ukur untuk kelulusan seorang siswa, dan mereka juga beranggapan pemerintah tidak adil dalam pemberlakuan sistem Ujian Akhir Nasional.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK