PERBANDINGAN MOTIVASI DAN KEBIASAAN BELAJAR ANTARA SISWA AKSELERASI DENGAN SISWA REGULER PADA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN MOTIVASI DAN KEBIASAAN BELAJAR ANTARA SISWA AKSELERASI DENGAN SISWA REGULER PADA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH


Pengarang

Rifa Muliani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706101040034

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ka ta kunci: Motivasi, Kebiasaan belajar, Akselerasi, Reguler.

Pencapaian hasil belajar yang baik sangat ditentukan oleh motivasi dan kebiasaan siswe dalam belajar. Siswa yang memiliki Motivasi yang tinggi belajarnya lebih baik dibandingkan dengan para siswa yang motivasinya rendah, dan siswa yang membiasakan belajar yang baik pada mata pelajaran geografi akan lebih memahami proses ilmiah dalam konsep geografi. berpikir kreatif dan bersikap positif. Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan motivasi dan kebiasaan antara siswa kelas akselerasi dengan siswa kelas reguler dalam belajar mata pelajaran geografi di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini di lakukan bertujuan untuk mengetahui perbandingan motivasi dan kebiasaan belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Dalam hal ini terdapat hipotesis yang bahwa motivasi dan kebiasaan belajar siswa kelas akselerasi lebih bagus dibandingkan dengan siswa reguler paga rnata pelajaran geografi. Penelitian ini bersifat kuantitatif, untuk memperoleh data diberikan angket kepada siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh. Sampel penelitian terdiri dari kelas X akselerasi yang berjumlah 20 siswa dan kelas X reguler yang berjumlah 70 siswa. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf siqnifikan 5% dengan derajad kebebasan (dk) = 88. sehingga diperoleh 'atsa =1,67. Untuk motivasi t nuns < tater (-4.72< 1,67), maka hipotesis statistik Ho diterima dan H, ditolak. Dengan kata lain motivasi dalam belajar geografi siswa kelas akselerasi tidak lebih baik dari pada motivasi belajar siswa reguler di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Sedangkan untuk kebiasaan belajar diperoleh t ng < laser (-5,13 < 1.67), maka hipotesis statistik Ho juga diterima dan H, ditolak.Dengan kata lain kebiasaan belajar siswa kelas akselerasi pada pelajaran geografi tidak lebih baik dari pada kebiasaan belajar siswa reguler di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi dan kebiasaan siswa kelas akselerasi tidak lebih baik dibandingkan dari pada motivasi dan kebiasaa siswa kelas reguler pada pelajaran geografi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka diharapkan kepada guru untuk lebih berperan scbagai motivator dalam kegiatan belajar mengajar serta mernberikan arahan kepada siswa untuk mernbiasakan diri belajar dengan baik.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK