Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA PADA KLIEN GANGGUAN JIWA DENGAN PERILAKU AGRESIF DI UNIT RAWAT JALAN DAN UNIT GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM TAHUN 2008
Pengarang
Dewi Karlina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0371120011
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dukungan keluarga yang kuat sangat membantu anggota keluarga yang mengaJami trauma, hal ini dikarenak an anggota keluarga membutuhkan dukungan dari keluarganya, prilaku agresif merupakan hasil dari kemarahan yang pada akhirnya menjadi kemarahan yang tinggi (amuk) dimana tidak memperduli.kan lagi hak orang lain, Guna mendukung proses penyembuhan ini, penderita gangguan kesehatan jiwa memerlukan perhatian dan pendampingan ekstra dari keluarga dan masyarakat sekitar. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga pada klien gangguan jiwa dengan prilaku agresif. Kerangka penelitian teori Caplan (1976) dan Friedman (1998), yang menyatakan bahwa keluarga mempunyai 4 (empat) fungsi dukungan meliputi yaitu dukungan informasional, penilaian, instrum ental, dan emosional.Dan konsep klien gangguan jiwa dengan prilaku agresif oleH Stuart dan Laraia, (1998) desain penelitian deskripsi eksplorasi. Jumlah sampel 39 orang. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dalam bentuk skala likert. Hasil analisa data didapatkan gambaran dukungan keluarga pada klien gangguan jiwa dengan prilaku agresif secara umum didapatkan berada dalam katagori baik yaitu 24 orang (61,53%). Secara khusus duk:ungan instrum ental, dukungan emosional adalah baik yaitu 23 orang (59%) dan 20 orang (51,3%) sedangkan dukungan informasi dan penilaian adalah kurang yaitu 21 orang (53,8%) dan 23 orang (59%). Berdasarkan hasil tersebut maka dihara pkan kepada keluarga lebih memperhatikan dan meningkatkan dukungannya terutama dukungan informasi clan penilaian sehingga klien gangguan jiwa dengan prilaku agresif tersebut dapat hidup lebih berguna, diperdulikan dan dilindungi sehingga membantu proses penyernbuhannya.
Kata kunci : Dukungan keluarga, dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan instrum ental dan dukungan emosional.
Daftar bacaan : 20 (1990-2006)
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN HALUSINASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR T AHUN 2009 (Rahmatul Fitri, 2023)
RUMAH SAKIT JIWA DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR PERILAKU (Vivi Nurzeha, 2024)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN KLIEN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLANG BINTANG ACEH BESAR TAHUN 2013 (Aulia Khairullah, 2023)
TINJAUAN APLIKASI HUBUNGAN INTERPERSONAL PERAWAT TERHADAP KLIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATANRNDI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA ACEH TAHUN 2009 (Marzalena, 2022)
RUMAH SAKIT JIWA DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR PERILAKU (Maysarah, 2024)