MEKANISME KOPING KELUARGA MERAWAT ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGALAMI RETARDASI MENTAL DI SDLB NEGERI BAMBI KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE TAHUN 2010 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MEKANISME KOPING KELUARGA MERAWAT ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGALAMI RETARDASI MENTAL DI SDLB NEGERI BAMBI KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE TAHUN 2010


Pengarang

Mahsura - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101020056

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

618.928 588

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Anak retardasi mental memiliki kemampuan intelektual yang rendah yang membuat anak mengalami keterbatasan daJam bidang ketrampilan, komunikasi, perawatan diri, kegiatan sehari-hari, kesehatan, keselamatan dan akademis (Cahyaningrum, 2004). Orang tua yang memiliki anak retardasi mental membutuhkan perawatan khusus, butuh pengetahuan, kesabaran, dan bimbingan yang spesifik. Oleh sebab itu, orang tua perlu menyesuaikan dirinya dengan kehadiran anak yang berbeda dengan anak lainnya. Ada 2 koping keluarga dalam merawat anak usia sekolah yang mengalami retardasi mental yaitu internal dan ekstemal. Tujuan penelitian ini adaJah untuk mengetahui mekanisme koping keluarga dalam merawat anak usia sekolah yang mengaJami retardasi mental di SDLB Negeri Bambi Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie. Penelitian ini bersifat deskriptif. Sampel berjumlah 37 responden dan di ambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Data diambil pada tanggal 16 sampai
25 Oktober 2010. Penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara terpimpin menggunakan kuesioner dalam skala likert yang terdiri dari 30 pemyataan sebagai panduannya. Metode analisa data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi yang dianalisis dengan menggunakao perangkat komputer. Dari hasil pengolahan data diperoleh koping internal dengan pemecahao masalah bersama berada pada kategori adaptif (54,1%), memelihara ikatan keluarga pada kategori adaptif (56.8%), penggunaao humor berada pada kategori adaptif (59,5%). Untuk koping eksternal dengan mencari infonnasi berada pada kategori adaptif (51,4%), dukungan sosiaJ berada pada kategori adaptif (56,8%) dan dukungan spirituaJ berada pada kategori adaptif (56,8%). Secara keseluruhan didapatkan koping internal dan eksternal keluarga sehubungan daJam merawat anak usia sekolah dengan retardasi mental berada pada kategori adaptif (54, I%). HaJ ini menunjukkan bahwa penggunaan koping keluarga yang adaptif oleh keluarga dalam merawat anak retardasi mental sudab sangat baik.

Kata Kunci : koping, Keluarga, Retardasi Mental
Daftar Bacaan : 24 buku & 4 artikel Internet (1994-2009).





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK