PROFIL KEMISKINAN PETANI KOPI KABUPATEN ACEH TENGAH (SUATU PENELITIAN DI KAMPUNG ATU GAJAH KEC. BEBESEN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PROFIL KEMISKINAN PETANI KOPI KABUPATEN ACEH TENGAH (SUATU PENELITIAN DI KAMPUNG ATU GAJAH KEC. BEBESEN)


Pengarang

Nova Ratna Dewi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0810101010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul "Profil Kemiskinan Petani Kopi Kabupaten Aceh Tengah (Suatu Penelitian Dikampung Atu Gajah Kecamatan Bebesen)".Petani kopi memiliki lahan berstatus pribadi baik dalam bidang luas maupun sempit. Namun penghasilan petani belum mencukupi kebutuhan sehari-hari dan juga kaitan antara karakteristik yang dim.iliki oleh petani kopi sehingga mempengaruhi usahatani dan pendapatannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kemiskinan pada petani kopi.Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk secara admini strasi di Kampung Atu Gajah Kecama tan Bebesen berjumlah 55 KK. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik kuisioner dan pengolahan data dilakukan dengan program SPSS untuk melihat nilai persentase.
Hasil analisis data menunjukan bahwa petani kopi tergolong dalam budaya kultural.Hal ini dilihat dari pertama faktor budaya dalam masyarakat luas meliputi rendahnya tingkat partisipasi penduduk dalam aparatur kampung hal ini berkaitan dengan faktor ekonomi, apatis, dan deskriminasi, upah kerja rendah, angka pengangguran mencapai 49,3% dan berasal dari tanggungan responden, sangat sedikit memiliki penyimpanan uang, dan pola hidup masih konsumtif. Kedua faktor komunitas lokal meliputi:keluarga petani pada umumnya punya banyak anak, dalam keluarga inti dengan ukuran rumah rata-rata 1 Om x 1 Om sering ditemukan gabungan keluarga luas (anak yang sudah menikah, orang tua, keponakan ).Ketiga faktor keluarga antara lain: anak-anak masa pertumbuhan jarang mendapat.kan pengasuhan orang tua sebab orang tuanya sibuk di lahan usahatani, anak-anak cenderung cepat dewasa, jarang memiliki syarat dalam menikah, pola kekerabatan bersifat matrilineal, konflik sering terjadi baik dalam keluarga inti maupun keluarga luas, individu harus mematuhi aturan keluarga. Dan keempat faktor individu seperti sangat sering tidak kuat menghadapi cobaan hidup (seperti dalam bidang ekonomi, keluarga, dan masyarakat),sering merasa rendah diri dalam biclang penclidikan maupuo pengalaman, mengalarni ketergantuogan hidup (contohnya: hutang).

Kata kunci: Profil kemiskinan, Petani kopi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK