<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90487">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA RIIL DENGANM TARIF INA-CBG’S PENYAKIT STROKE ISKEMIK DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH TAHUN 2019</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang: Sistem pembiayaan pelayanan kesehatan dari pemerintah yang dibayarkan untuk rumah sakit dengan menggunakan metode INA-CBG’s. Stroke merupakan penyebab kematian tersering ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Penyakit stroke menempati urutan pertama sebagai penyebab kecacatan. Sehingga perawatan stroke akibat kecacatan dan stroke berulang membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan biaya tarif  riil  rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s penyakit stroke iskemik di instalasi rawat inap RSUD Meuraxa Banda Aceh. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional, dengan rancangan  cross sectional.  Pengambilan data dilakukan secara retrospektif  melalui penelusuran catatan rekam medik  dengan tehnik pengambilan sampel, total sampling. Kemudian data di analisis secara statistik dengan metode Man Whitney. Hasil: Total biaya penyakit stroke iskemik pada 345 kasus rawat inap dengan total biaya riil sebesar Rp 2.800.210.362,- dan total  biaya INA-CBG’s sebesar Rp 2.830.254.600 dan ini mempunyai perbedaan yang signifikan, begitu juga dengan severity level dan komorbid. Ada perbedaan antara tarif riil rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s dengan nilai P= 0,000. biaya perawatan pasien stroke iskemik yang paling banyak menghabiskan biaya adalah biaya akomodasi (22%). Kesimpulan: Didapatkan perbedaan biaya tarif riil rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s pada pasien stroke iskemik di RSUD Meuraxa, hal ini dikarenakan masih ada selisih negatif yang berhubungan dengan severity level, jenis komorbid, lama masa rawatan dan kelas rawatan.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90487</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-05-18 23:40:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-19 10:05:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>