<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90450">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DISTRIBUSI DAN KEBUTUHAN PANGAN DIHUNIAN SEMENTARA STADION HARAPAN BANGSA LHONG RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sitti Jamalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sitti Jamalia &quot;Analisis Distribusi Dan Kebutuhan Pangan  Di Hunian Sementara  Stadion   Harapan  Bangsa  Lhong  Raya&quot;,   dengan  pembimbing utama Bapak Ir. lrwan Kadir, MP dan pembimbing kedua Bapak DR Ir. Azhar Muslim, MS. Penelitian ini  dilakukan dengan tujuan  untuk mengetahui  sistem distribusi  pangan kepada korban dan  mengetahui jenis  dari volume  bantuan  pangan yang diberikan kepada korban bencana apakah telah memenuhi  standar konsumsi.&#13;
  Penentuan lokasi ini  ditentukan secara sengaja (Purposive  Sampling) terhadap 10 barak sampel yaitu Barak I,  Barak III, Barak XU,  Barak XV, Barak XX,  Barak XXIII,  Barak  XXVll,  Barak  XXX dan  Barak  XXXVII  yang  menempati  hunian sementara di  Stadion Harapan Bangsa  Lhong Raya Banda Aceh.  Penentuan kepala keluarga sampel  dilakukan dengan menggunakan teknik Simple Random  Sampling, yaitu secara acak sederhana.Besarnya sampel diambil  adaJah 50% dari jumlah  kepala keluarga  (KK) pada masing-masing barak sampel   Sehingga jumlah sampel  sebanyak 89  orang KK dari  179 KK.  Metode yang digunakan adalah metode survey,dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner).&#13;
  Berdasarkan   hasil   analisis  yang  dilakukan   dalam  penelitian   ini   bahwa distribusi  secara  langsung  yaitu  sistem distribusi  pangan  langsung  diberikan  oleh donatur kepada korban bencana tanpa melalui perantara.  Dimana sistem distribusi ini dilakukan pada saat darurat, dimana distribusi pangan masih bersifat tumpang tindih. Sedangkan volume pangan dan jenis pangan yang diberikan kebanyakan tidak terdata, tapi  kebanyakan  makanan yang bersifat instans  seperti  mie instant dan roti  biscuit. Distribusi  langsung ini  hanya pada masa emergency  karena  tidak adanya koordinasi dan bantuan yang diberikan sebagian besar bersifat spontan&#13;
  Sistem distribusi tidak langsung merupakan sistem penyaluran kebutuhan pangan kepada korban  Aceh melalui  beberapa penyalur,  dan kegiatan  ini  biasanya lebih  terkoordinir  dan  bersifat  berkesinambungan.  Sedangkan  volume  dan  jenis pangan sesuai  dengan jumlah yang telah  ditentukan  oleh  pihak pemberi  bantuan, dan biasanya  bantuan  tersebut tidak  mengalami  tumpang tindih  antara  satu  penerima dengan penerima yang lain. distribusi secara tidak langsung dimulai setelah 2 bulan pasca musibah dan bantuan yang diberikan lebih terkoordinasi dengan baik.&#13;
Distribusi  pangan bagi  korban bencana di  Stadion  Harapan Bangsa Lhong Raya  merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan  efisiensi,  dalam usaha mengantarkan produk  dari  tahap  akhir produksi  kepada para korban bencana dan efisiensi dalam mengirimkan bahan baku dari  sumber bahan baku sampai  ke bagian akhir konsumsi oleh masyarakat korban bencana Secara  umum  kebutuhan pangan berdasarkan kebutuhan  konsumsi  pangan harus  memenuhi  kriteria,  Beragam,  Bergizi  dan Berimbang (3B),  masih jauh  dari harapan masyarakat, karena hanya terpenuhi sebanyak 1799.2 Kkal, sedangkan kebutuhan kosumsi  pangan yang diharapkan dan dapat memenuhi  kebutuhan energi untuk tubuh sebesar 2000 Kkal  perhari.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90450</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-05-10 09:11:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-10 09:13:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>