Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PENGARUH BANTUAN BECAK MOTOR OLEH NGO TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PENARIK BECAK DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Saifuddin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9911122905
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat yang menerima bantuan becak dari NGO di Kota Banda Aceh dan untuk mnengetahai pengaruh bantuan becak terhadap tingkat kesejahteraan Penarik Becak di Kot Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif, kriteria Sajogyo dan analisis regresi linear sederhana.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dengan adanya bantuan becak dari NGO kepada penarik becak di Kota Banda Aceh diperoleh rata-rata pendapatan tukang becak sebesa Rp.I.000.000 - 1.999.999 dengan perincian pengeluaran untuk kebutuhan pokok rata-rata tiap bulannya scbanyak Rp.400.000-499.99, dan rata-rata biaya pendidikan yang dikeluarkan oleh penarik becak di Kota Banda Aceh tiap bulannya antara Rp.500.000 - 5'9.99,sementara biaya transportasi yang dikeluarkan oleh penarik becak di Kota Banda Aceh tiap bulannya rata - rata antara Rp. 200.000-2.999.999, sedangkan biaya
untuk pngeluaran listrik rata-rata tiap bulannya kurang dari Rp.99.999 dan rata-rata biaya pemakian air tiap bulannya kurang dari Rp.99.999. Berdasarkan kriteria Sajogyo maka dapat dikatakan penarik becak di Kota Banda Aceh relatif belum sejahtera atau masih dikatagotikan kedalam katagori miskin sekali
Dari hasil penelitian diperoleh persemaan akhir estimasi Ks = 0,522 + 1,739Bb.
Konstanta sebesar 0,522 artinya apabila variabel bantuan becak diangap konstan maka tingkat kesejahteraan penarik becak di Kota Banda Aceh sebesar 0.522 persen. Koefisien regresi variabel bantuan becak sebesar 1,739 artinya apabila variabel bantuan becak yang diberikan NGO mengalami perubahan I persen maka akan berpengaruh terhadap kenaikan tingkat kesejahteraan penarik becak di Kota Banda Aceh sebesar 1.739 persen dengan asumsi variabel lain selain bantuan becak yang mempengaruli kesejahteran dianggap tetap.Koefisien korelasi (R) sebesar 0.477 atau 47.7 persen menggambarkan bahwa variabel bantuan becak sangat erat hubungaanya terhadap variabel kesejateraan penarik becak di Kota Banda Aceh yaitu scbesar 47.7 persen. Koefisien yang disesuaikan (adjusted R) bernilai 0.219 menunjukkan bahwa variasi variabel Pantuan becak mampu menjelaskan sebesar 21,9 persen terhadap variabel kesejahteraan penarik becak dan selebihnya sebesar 78.I persen dijelaskan oleh variabel lainnya diluar model penelitian Perlu dibuat kebijaksanaan oleh pemerintah daerah untuk mempermudah dalam perolehan modal usaha khususnya diperoritaskan kepada penarik becak misalnya denga memberikan modal sehingga tukang becak dapat beralih profesi..
Tidak Tersedia Deskripsi
KONFLIK DAN PERUBAHAN SOSIAL DALAM PERSPEKTIF RALF DAHRENDORF RN(STUDI KASUS KONFLIK ANTARA BECAK MOTOR DENGAN GO-JEK DI PLAZA MEDAN FAIR) (SRI INDAH LESTARI, 2022)
PERANCANGAN ULANG KURSI PENUMPANG BECAK MOTOR SESUAI DENGAN STANDAR ANTROPOMETRI ORANG ACEH (Rika Ulfa, 2017)
ANALISIS PENURUNAN DEMAND ANGKUTAN KONVENSIONAL BECAK DI KOTA BANDA ACEH (NABILA YULIA ROSA, 2024)
DESIGN FITUR KABIN BECAK LISTRIK BERDASARKAN ANTROPOMETRI MASYARAKAT ACEH MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) (putri azizah, 2023)
PERBUATAN MELAWAN HUKUM YANG DILAKUKAN OLEH PELAKU USAHA BECAK KONVENSIONAL TERHADAP PELAKU USAHA TRANSPORTASI ONLINE (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH) (PUTRI ZAHARA PHONNA, 2022)