HUBUNGAN LATAR BELAKANG SOIAL BUDAYA PASIEN DENGAN KEPUASAN TERHADAP MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PEUKAN BADA ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN LATAR BELAKANG SOIAL BUDAYA PASIEN DENGAN KEPUASAN TERHADAP MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PEUKAN BADA ACEH BESAR


Pengarang

Edi Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101060041

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar belakang sosial budaya merupakan suatu interaksi antar lingkungan yang bersifat saling membutuhkan. Dimana latar belakang sosial budaya terdiri dari umur, jenis kelamin, pekerjaan, sosial ekonomi, tradisi, sikap fatalistis, ethnocentris dan nilai. Kepuasan terhadap mutu pelayanan kesehatan adalah tingkat kepuasan yang diberikan petugas kesehatan kepada pasien sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Metode penelitian adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling dan besar sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin yaitu sebanyak 85 orang. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 18 September sampai 27 September 2008 di Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar. Alat pengumpulan data menggunakan kuisioner dalam bentuk angket. Data dianalisis dengan program paket komputer menggunakan chi-square untuk menentukan p-value dengan confidence interval 95 %. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa latar belakang sosial budaya pasien tidak memiliki kategori baik, yaitu sebanyak 50 orang(58,8%). Sedangkan kepuasan terhadap mutu pelayanan kesehatan, yaitu 64 orang (75,3%). Kesimpulan penelitian adalah, latar belakang sosial budaya pasien tidak berhubungan dengan kepuasan terhadap mutu pelayanan kesehatan (dimana nilai p- value 0,897 atau > 0,05) hanya subvariabel ethnocentris dan nilai yang memiliki hubungan bermakna. Implikasinya terhadap penyedia pelayanan adalah, agar meningkatkan pemahaman sosial budaya yang baik dengan melayani mereka sesuai dengan latar belakang sosial dan budaya pasien dengan mengenali kebutuhan-kebutuhan yang didasari oleh sosial budaya terutama nilai dan ethnocentris.


Kata Kunci perbedaan sosial budaya, kepuasan, kepuasan terhadap pelayanan kesehatan, mutu, mutu pelayanan kesehatan, puskesmas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK