Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PADAT TEBAR BERBEDA PADA POLIKULTUR PENDEDERAN IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) DAN NILA PAYAU (OREOCRHOMIS NILOTICUS) UNTUK MENEKAN PERIFITON DAN EKTOPARASIT
Pengarang
MAHATHIR RIFADH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1611102010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh padat tebar ikan nila yang berbeda pada polikultur pendederan ikan kakap putih (Lates calcarifer) dan nila payau (Oreocrhomis niloticus) untuk menekan perifiton dan ektoparasit. Penelitian ini dilakukan di Balai Perikanan Budiaya Air Payau (BPBAP), Ujung Batee, Aceh Besar. Metode pada penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 4 ulangan yaitu: perlakuan A: tanpa ikan nila + 10 ekor kakap putih, perlakuan B: 1 ekor ikan nila + 10 ekor kakap putih, perlakuan C: 2 ekor ikan nila + 10 ekor kakap putih, perlakuan D: 4 ekor ikan nila + 10 ekor kakap putih). Wadah yang digunakan berukuran P: 53 cm, L:36 cm dan T: 34 cm dengan volume air saat pemeliharaan 50 liter. Ikan Kakap putih berukuran 0,40 gr dan ikan nila 0,50 gr, Pemberian pakan 5%/hari pada pada pagi dan sore. Sampling pertumbuhan dan pengecekan kualitas air dilakukan setiap minggu. Pengamatan perifiton dan ektoparasit dilakukan diakhir penelitian. Hasil pengamatan perifiton menunjukkan jenis perifiton dominan adalah Chrorella, Naviculla dan Rotifer bdelloid. Kepadatan Perifiton tertinggi adalah A (91,75 ml/m2) dan terendah D (41,5 ml/m2). Intensitas ektoparasit 25%, prevalensi 1 parasit/ekor ikan dan mengalami kenaikan intensitas pada perlakuan D (3 ekor ektoparasit/ Ikan). Parasit yang dijumpai adalah dari jenis cacing monogenea dengan Dominansi 100%. Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan padat tebar berbeda pada polikultur pendederan ikan kakap putih (Lates calcarifer) dan nila payau (Oreocrhomis niloticus) untuk menekan perifiton dan ektoparasit tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup (P>0,05) namun berbeda nyata terhadap nilai kepadatan perifiton dan efesiensi pakan (P
Tidak Tersedia Deskripsi
TEKNIK PENDEDERAN BENIH IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU UJUNG BATEE (Alhafidh, 2024)
PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (NURMASYITAH, 2018)
INKUBASI TELUR IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) MENGGUNAKAN SISTEM CORONG DENGAN PADAT TEBAR YANG BERBEDA (RIZKA ULFANI, 2018)
PENGARUH PADAT TEBAR TIRAM (CRASSOSTREA SP.) YANGRNBERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILARN(OREOCHROMIS NILOTICUS) PADA SISTEM POLIKULTUR (Miftahul Agri Farhan, 2023)
PENGARUH PENGAYAAN MOINA SP. DENGAN TEPUNG IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (RADJA ISLAMY PUTRA, 2024)