KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN PENANGKAP KEPITING BAKAU DI KECAMATAN RANTAU SELAMAT KABUPATEN ACEH TIMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN PENANGKAP KEPITING BAKAU DI KECAMATAN RANTAU SELAMAT KABUPATEN ACEH TIMUR


Pengarang

Firdaus - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051211643

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2005

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.372 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Firdaus "Kehidupan Sosial Ekonomi Nelayan Penangkap Kepiting bakau (Scylla serrata Forskal) Di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh timur" di bawah bimbingan bapak Ir. M. Nassir Hawy, M.S sebagai pembimbing utama dan bapak Ir. Kadir Zailani sebagai pembimbing kedua.
Penelitian ini khusus mengangkat masalah keterkaitan antara keadaan bulan dan keadaan pasang surut (merupakan mitos) dengan perolehan hasil produksi dan pendapatan serta konsumsi penangkap kepiting bakau di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalan uatuk mengetahui dan mempelajari kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan khususnya penangkap kepiting bakau di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur, dalam kaitannya dengan keberadaan mitos (bulan purnama) yang berkembang selama ini, khususnya yaitu mempelajari adanya keterkaitan keadaan bulan dan keadaan pasang surut (yang merupakan mitos) dengan perolehan hasil produksi dan pendapatan serta konsumsi penangkap kepiting bakau.Penelitian ini dilakukan di tiga desa di Kecamatan Rantau Selarnat Kabupaten Aceh timur. Pemilihan lokasi ini berdasarkan pada pertimbangan bahwa pada desa-desa tersebut banyak terdapat masyarakat yang berprofesi sebagai penangkap kepiting.
Dalam penelitian ini digunakan data primer yang diperoleh langsung dari interview terhadap sampel/informan, disamping pengamatan langsung terhadap kebiasaan-kebiasaan mereka termasuk hasil-hasil produksi yang diperoleh sarnpel/informan (penangkap kepiting). Disamping itu penulis juga menggunakan data sekunder yang diperoleh dari kantor Kecamatan dan BPS Kabupaten Aceh Timar untuk keperluan analisis dengan pendekatan kualitatif.Dari basil penelitian yang telah diperoleh, diantara 20 orang sampel dan 5 orang infonnan tambahan terdapat sebesar 14 orang sampel ataupun 70 % dari sampel menyatakan percaya terhadap mitos tersebut dan sisanya sebesar 6 orang sarnpel ataupun 30 % dari sarnpel menyatakan penolakannya terhadap kebenaran mitos tersebut. Sedangkan dari kelima orang informan tambahan,hanya I orang ataupun 20 % dari jumlah informan yang menyatakan penolakannya terhadap kebenaran mitos tersebut dan sisanya sebesar 4 orang atapun 80 % dari jumlah informan menyatakan percaya terbadap kebenaran mitos tersebut.Hal ini menunjukkan bahwa sebahagian besar sampel di daerah penelitian lebih pro-mitos dan mereka menganggap bahwa fenomena bulan pumama yang terjadi bukan merupakan suatu mitos, melainkan sebuah realita. Bagi masyarakat yang pro-mitos. kehidupan mereka tidak terlepas dari pada kepercayaan tersebut dalam hal produksi dan pcndapatan yang erat kaitannya dengan keadaan bulan, terkecuali bagi produksi budidaya.
Konsumsi juga memiliki hubungan yang erat dengan keadaan bulan dan pasang surut,dimana pada saat bulan purnama,produksi dan pendapatan yang diperoleh tinggi sehingga nelayan cenderung meningkatkan konsumsinya dan pada saat bulan tidak penuh (purnama) maka konsumsi akan dikurangi karena pendapaten yang diperoleh menurun.Sedangkan Bagi masyarakat yang kontra-mitos hal tersebut diyakini tidak berlaku.
Namun perlu dicermati,apabila kita menceritakan atau menelaah tentang suatu mitos maka tidak dapat disangkal bahwa pro dan kontra akan selalu timbul. Walaupun demikian,mitos yang ada di tengah-tengah masyarakat tersebut terns bertahan melalui proses interaksi sosial yang terjadi di antara masyarakat tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK