PENERAPAN INDEKS GINI UNTUK MENGINDENTIFIKASI TINGKAT PEMERATAAN PENDAPATAN DAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN INDEKS GINI UNTUK MENGINDENTIFIKASI TINGKAT PEMERATAAN PENDAPATAN DAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Yaumil Akram - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0601101010050

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nama : Yaumil Akram
Nim : 0601101010050
Judul Skripsi : Penerapan Indeks Gini untuk Mengindentifikasi Tingkat
Pemerataan Pendapatan dan Pengeluaran Rumah Tangga di
Kota Banda Aceh
Jurusan / Fakultas : Ekonomi Pembangunan (EKP) / Ekonomi Unsyiah
Pembimbing : Dra. Fikriah, M.Si


Penelitian ini bertujuan mengetahui pola pendapatan dan pengeluaran rumah tangga Kota Banda Aceh. Penelitian ini juga bertujuan menghitung seberapa besar indeks gini berdasarkan golongan pendapatan dan pengeluaran di Kota Banda Aceh. Data daJam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari masyarakat yang menjadi sampel.Jumlah sampel penelitian inia dalah sebesar 99 orang yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Banda Aceh. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif melalui penyajian dan penyusunan data ke dalam tabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan masyarakat Kota Banda Aceh masuk dalam kategori sedang yaitu nilai koefisienb gini sebesar 0,41 sedangkan nilai koefisien gini pengeluaran sebesar 0,28. Hal ini berarti bahwa ketimpangan pengeluaran masyarakat Kota Banda Aceh masuk dalam kategori rendah.Uji regresi linear menunjukkan basil bahwa konstanta (a) sebesar 1.574.791,479 memiliki arti bahwajika pendapatan diasumsikan sama dengan 0 (nol) maka nilai pengeluaran masyarakat Kota Banda Aceh sebesar Rp 1.574.791,479.
Koefisien Pendapatan (b) sebesar 0,339 memiliki arti bahwa jika kenaikan pendapatan sebesar Rp 1 maka akan meningkat pengeluaran penduduk Kota Banda Aceh sebesar Rp 0,339 atau dengan kata lain bahwa peningkatan pendapatan sebesar Rp 100.000 maka akan meningkatkan pengeluaran sebesar Rp 33.900 dengan asumsi variabel di luar model penelitian ini tetap.Pemerintah khususnya pemerintah Kota Banda Aceh diharapkan memberikan perhatian yang lebih serius mengenai ketimpangan pendapatan yang terjadi di Kota Banda Aceh. Pemerintah harus bisa mengurangi atau memperkecil ketimpangan pendapatan antar penduduk di Kota Banda Aceh.

Kata Kunci: Indeks Gini, Ketimpangan, Pendapatan dan Pengeluaran Konsumsi


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK