<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90250">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGELUARAN SUBSIDI DALAM APBN DI INDONESIA PERIODE 1980 - 2005</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dessi susanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini membahas   masalah  tentang  pengeluaran   untuk  subsidi  dalam Anggaran   Pendapatan   dan  Belanja  Negara   (APBN)  di  Indonesia   selama  periode tahun  1980-2005.  Adapun tujuan  penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui perkembangan pengeluaran  subsidi dalam APBN dan untuk mengetahui propersi pengeluaran   subsidi  terhadap  pengeluaran  rutin  dalam  APBN  di  Indonesia  periode 1980-2005.&#13;
Penelitian  ini menggunakan  data  sekunder  yang diperoleh  dari  Badan  Pusat Statistik  Provinsi  Nanggroe   Aceh  Darussalam,   serta  literatur-literatur  yang berhubungan  dengan  penelitian  ini. Data dianalisis  secara  kualitatif dengan menggunakan konsep-konsep teoritis dan secara kuantitatif dengan peralatan  statistik yaitu compound interest dan formula  matematis Simon Kuznet.&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  proporsi  pengeluaran   subsidi  terhadap pengeluaran    rutin   dalam    APBN    mengalami    fluktuasi,    yaitu   tertinggi    dengan persentase  42,05  persen  dan  terendah   adalah  0,63  persen.  Hal  ini mengisyaratkan bahwa   keinginan   pemerintah  untuk  mensejahterakan  rakyat   cukup  besar,  namun korupsi yang tinggi juga penyebab  terkendalanya program  tersebut.&#13;
Berdasarkan   hasil  penelitian   yang  telah  dilakukan   maka  dapat  disimpulkan bahwa   walaupun    pengeluaran   subsidi   cukup   besar   tetapi   tingkat   kesejahteraan masyarakat masih rendah. Oleh karena  itu diharapkan  supaya tujuan dari pengeluaran subsidi  untuk  lebih  diseleksi  lagi  agar  tepat  sasaran. Selain  itu pengeluaran   subsidi juga agar lebih diutamakan  untuk  sektor pendidikan  dan kesehatan masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90250</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-27 11:47:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-27 11:48:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>