<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90167">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI KOPI DI KABUPATEN ACEH TENGAH (STUDI KASUS DI KECAMATAN BEBESEN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANDRI GUNAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk menganalisis hubungan luas lahan, modal, tenaga kerja, tingkat pendidikan dan pengalaman  terhadap pendapatan  petani  kopi  di Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah.&#13;
Populasi dalam penelitian merupakan seluruh petani kopi di Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah dengan cakupan tiga desa yaitu desa Daling, Desa Bahgie dan Desa Burbiah  Penentuan  lokasi   ini  dilakukan  secara   sengaja   (Purposive  sampling) berdasarkan pertimbangan   bahwa desa-desa tersebut tidak terlalu  jauh  dari kediaman peneliti sehingga biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu  banyak, yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 responden.  Besarnya sampel yang diambil adalah 10 persen,  Penarikan  sampel dilakukan  dengan  cara Stratified  Random  Sampling,  yaitu dengan mengambil tiga desa yang dianggap mewakili keseluruhan populasi petani kopi di Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah, penggunaan metode pengambilan sampel ini didasarkan pada tiga strata luas lahan yang berbeda dari ketiga desa. Luas lahan petani kopi terkecil  0 - 1    Ha, luas lahan  sedang 1-2  Ha, sedangkan  untuk  luas  lahan  terbesar &gt;2 Ha.&#13;
Dalam mengukur hubungan antara luas lahan, modal, tenaga kerja, tingkat pendidikan  dan pengalaman digunakan analisis regresi  linear  berganda, sebagai  berikut :&#13;
Y=a+?1X1  +?2X2+ ?3X3 + ?4X4  + ?5X5 + ei (Gujarati, 2006 :    120), yang dianggap mampu menjawab  permasalahan dalam penelitian ini.  Dalam hal ini penulis mengaplikasikan model  tersebut kedalam persamaan sebagai berikut:  Y = a + ?1M + ?2LL + ?3TK  + ?4TP + ?5PL + ei,  dimana:  Y = Pendapatan  petani,  a = Konstanta,?    = koefisien  regresi, M  =  Modal, LL = Luas Lahan, TK = Tenaga Kerja, TP = Tingkat Pendidikan, PL = Pengalaman, ei = Kesalahan pengganggu. Sedangkan untuk mengetahui tingkat  pendapatan  petani  kopi  diperoleh  dengan cara  total   produksi  kopi dikalikan dengan harga yang berlaku dan dinyatakan dalam satuan rupiah per hektar per tahun.(Rp/Ha/Tahun).&#13;
Dari hasil penelitian dengan menggunakan program SHAZAM version 10.0 dan dengan menggunakan berbagai model analisis di peroleh hasil penelitian sebagai berikut: hasil pengujian  secara  serempak   dengan   menggunakan  uji &quot;F  menunjukan  faktor luas lahan,  modal,  tenaga  kerja,  tingkat  pendidikan  dan  pengalaman  berpengaruh  nyata terhadap  pendapatan  petani  usahatani  kopi  di Kecamatan Bebesen  Kabupaten Aceh Tengah  pada tahap  kepercayaan 95 persen. Hasil penggujian secara  parsial  dengan menggunakan  uji &quot;T&quot; menunjukkan bahwa faktor luas  lahan (LL) dengan tingkat kepercayaan   95  persen   tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan (Y),  modal  (M) dengan tingkat kepercayaan 95  persen tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan (Y) tetapi nilai p-value signifikan, tenaga kerja (TK) dengan tingkat kepercayaan 95 persen berpengaruh nyata terhadap pendapatan  (Y),  tingkat  pendidikan  (TP)  dengan tingkat kepercayaan 95 persen tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan (Y) dan pengalaman (PL) dengan tingkat kepercayaan 95 persen berpengaruh nyata terhadap pendapatan (Y) petani usahatani  kopi di  Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Hasil  pengujian dengan menggunakan koefisien   determinasi  (R2)  sebesar  0.8199  menunjukan  bahwa faktor-faktor luas lahan, modal, tenaga kerja, tingkat pendidikan dan  pengalaman dapat mempengaruhi pendapatan petani usahatani kopi sebesar 81 persen dan sisanya 19 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang  tidak dianalisis.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90167</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-21 10:50:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-21 10:50:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>