Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KETERKAITAN CORE DAN HINTERLAND : KAJIAN TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA BANDA ACEH DAN KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
RUSDATUL HUSNA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0701101010006
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek pelimpahan pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh sebagai growth center terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Besar sebagai hinterland, serta faktor-faktor yang menyebabkan kemiskinan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis keterkaitan core dan hinterland serta analisis regresi linear berganda.
Hasil analisis keterkaitan core dan hinterland menunjukkan bahwa Kota Banda Aceh tidak memiliki kekuatan sebagai pusat pertumbuhan terhadap kabupaten Aceh Besar pada periode 2004 sampai 2008 tapi Kota Banda Aceh memiliki daya tarik (Centre ofAttraction) yang kuat terhadap Kabupaten Aceh Besar periode 2004 sampai
2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terjadinya efek pelimpahan pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Besar dan meningkatnya tingkat kemiskinan. Hubungan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan di Kota Banda Aceh dengan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan Kota Banda Aceh sebagai pusat pertumbuhan wilayah tidak memiliki hubungan dengan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan Kabupaten Aceh Besar sebagai hinterland dan pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh memiliki trend yang negatif sedangkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Besar memiliki trend yang positif. Hubungan pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh dengan tingkat kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar selama periode 2005-2008 menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh cenderung meningkat dan tingkat kemiskinan berkurang. Ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang negatif antara pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh dengan tingkat kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar. Tetapi penurunan kemiskinan ini tidak ada hubungan dengan pertumbuhan ekonomi karena tidak adanya efek pelimpahan dari pertumbuhan ekonomi Kota Banda Aceh terhadap pertumbuban ekonomi Kabupaten Aceh Besar. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemiskinan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar berbeda yaitu Kota Banda Aceh dipengaruhi oleh jumlah jam kerja kepala keluarga sedangkan Kabupaten Aceh Besar dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga dan tingkat pendidikan kepala keluarga.
Kata kunci: Kemiskinan , Core, Hinterland.
Tidak Tersedia Deskripsi
DAYA TARIK KOTA BANDA ACEH OLEH HINTERLAND: KAJIAN PERTUMBUHAN EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL GRAVITASI (RISNASARI, 2021)
PENGARUH INFRASTRUKTUR, PERTUMBUHAN EKONOMI, JUMLAH PENDUDUK MISKIN TERHADAP IPM KOTA BANDA ACEH DAN WILAYAH HINTERLAND (ALYA KHAZINATUL ISMI, 2024)
KETERKAITAN PUSAT PERTUMBUHAN TERHADAP WILAYAH HINTERLAND DI PROVINSI ACEH (BERBASIS MODEL GRAVITASI) (ACHMAD CHUMAINI, 2019)
KAJIAN PERTUMBUHAN EKONOMI: CORE PERIPHERY WILAYAH ACEH (RISNASARI, 2022)
PERAN PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM MEMEDIASI PENGARUH DANA OTONOMI KHUSUS (OTSUS) TERHADAP KEMISKINAN, KETIMPANGAN DAN PENGANGGURAN DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI ACEH (FITRI HAYATI, 2022)