Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH BANTUAN LANGSUNG TUNAI TERHADAP KONSUMSI DAN PENDAPATAN MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH
Pengarang
DEVI YANTI (EXT) - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0201101020003
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sehubungan dengan Program Pemerintah daJam menyalurkan Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat miskin di Indonesia, maka penu.lis mencoba melakukan penelitian penyaluran dana BLT terhadap konsumsi dan pendapatan masyarakat miskin di Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Sesuai dengan masalah yang akan dibahas, maka penelitian ini dilakukan di Kecamatan Syiah Kuala khususnya yang mendapatkan bantuan Dana BLT. Pemilihan rumah tangga sampel, untuk menjadi responden dari populasi yang ada, ditentukan dengan menggunakan metode "Complete Sensus". Dengan demikian setiap rumah tangga yang terdapat di dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi rumah tangga responden. Jumlah
masyarakat yang mendapatkan bantuan BLT di kecamatan tersebut sebanyak 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan masyarakat setelah menerima Bantuan Langsung Tunai di Kecamatan Syiah Kuala relatif mengalami peningkatan daya beli daJam konsumsi. Dana BLT yang digu.nakan langsung untuk konsumsi 65,7 persen dan yang menggunakan untuk modal usaha 34,3 persen. Tanggapan masyarakat bahwa dana bantuan langsung tunai relatif bermanfaat karena dapat meningkatkan pendapatan. Di sisi lain dana bantuan BLT yang dipergunakan untuk usaha hanya 5.7 persen saja yang meningkat dan peningkatan pendapatan yang terjadi hanya sedikit. Hubungan konsumsi dan Pendapatan setelah adanya dana Bantuan Langsung Tunai kecendrungan mengkonsumsi marjinal rata-rata dari 35 responden, MPC adalah 0,76, yang berarti bahwa 76 sen dari setiap tambahan atas pendapatan akan dikonsumsikan. Maka kecendrungan menabung marjinal rata-rata dari 35 responden, MPS adalah 0,24, yang berarti bahwa 24 sen dari setiap adanya tambahan atas pendapatan akan ditabung.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS DAMPAK PROGRAM PEMBANGUNAN GAMPONG (PPG) TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA MISKIN DI KABUPATEN ACEH UTARA (Azhar, 2025)
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN MASYARAKAT MISKIN PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DESA DI KECAMATAN TAPAKTUAN MENGGUNAKAN ARCGIS ONLINE (Aldi Novian Viscal, 2024)
ANALISIS TRANSPARANSI PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI UNTUK MASYARAKAT PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN KOTA JANTHO (Silvi Armadani, 2021)
HUBUNGAN DANA DESA DENGAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN DALAM UPAYA PENCAPAIAN SDGS DESA TANPA KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH (HANIFA SALWA, 2025)
PROBLEMATIKA PENYALURAN BLT DANA COVID-19 TERHADAP MASYARAKAT PEDESAAN (STUDI KASUS BANTUAN LANGSUNG TUNAI DI GAMPONG BUNOT KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA) (MAYA NURUL HUSNA, 2022)